Pilkada dki 2017, Ahok : Tak Mungkin Ninggalin Bu Mega

Koalisi kekeluargaan partai politik sudah menyatakan untuk tidak menunggu keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Asteria Desi Kartika Sari | 25 Agustus 2016 20:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, dan Veronica Tan. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Koalisi kekeluargaan partai politik sudah menyatakan untuk tidak menunggu keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Koalisi beberapa partai tersebut telah sepakat untuk melawan Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok pada Pilkada DKI 2017.

Pasalnya, hingga saat ini partai berlambang banteng moncong putih tersebut belum memutuskan bakal calon gubernur ataupun wakil gubernur yang akan diusung.Oleh karena itu, koalisi kekeluargaan sepakat untuk tidak menunggu PDIP.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menanggapi hal tersebut, Ahok mengaku pihaknya tetap akan setia dengan Megawati Soekarno Putri.

"Saya dari dulu sama Bu Mega, nggak mungkin ninggalin Bu Mega," kata Ahok di Jakarta, Kamis (25/8/2016).

Pasalnya, Ahok mengaku memiliki kedekatan dengan Ketua Umum PDIP tersebut.

Meski DPD PDI-P DKI Jakarta bergabung dengan Koalisi Kekeluargaan, namun akhir-akhir ini mencuat sinyal PDI-P untuk mengusung petahana Ahok-Djarot.

Kuatnya sinyal dukungan tersebut setelah adanya pertemuan di kantor DPP PDI-P pada (17/8/2016) lalu. Pertemuan itu dilaksanakan oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Hasto, Ahok, dan Djarot.
 

Tag : ahok, Pilkada DKI 2017
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top