Calon Haji Kloter Terakhir Embarkasi Banjarmasin Masuk Asrama

Kloter 14 calon jemaah haji (CJH) asal Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang diisi gabungan dari delapan daerah sudah mulai memasuki Asrama Haji di Banjarbaru.
Newswire | 21 Agustus 2016 21:37 WIB
Ibadah haji - Reuters/Ahmad Masood

Kabar24.com, BANJARMASIN – Kelompok Terbang terakhir atau Kloter 14 calon jemaah haji (CJH) asal Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang diisi gabungan dari delapan daerah sudah mulai memasuki Asrama Haji di Banjarbaru pada Minggu malam (21/8/2016).

"Kloter ke-14 ini akan diberangkatkan pada 23 Agustus sekitar pukul 04.00 WITA ke Madinah, saat ini mereka sedang menyiapkan diri di asrama untuk mengikuti beragam kegiatan sebelum diberangkatkan," ujar Kabag Humas Kanwil Kementerian Agama Kalsel H Hidayaturrahman.

Menurut dia, CJH kloter terakhir yang masuk asrama haji ini sebanyak 294 orang sudah dengan tim pembimbing haji dan tim kesehatan berasal dari Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Balangan, Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah (HST), Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar.

Hidayat menjelaskan CJH Embarkasi Banjarmasin yang diberangkatkan tahun ini sekitar 3.050 orang, dibagi menjadi sebelas kloter, tiga kloternya CJH dari Kalimantan Tengah yang berjumlah 1.080 orang yang juga diberangkatkan dari Bandara Syamsuddin Noor.

Menurut dia, ada sebagian kecil CJH yang mengalami permasalahan sebelum terjadinya keberangkatan sepanjang keberangkatan haji di embarkasi ini, yakni, CJH yang tiba-tiba sakit saat hendak diberangkatkan hingga harus diundur keberangkatannya dari jadwal semula, bahkan sempat mencapai sembilan orang.

"Tapi Alhamdulillah, satu persatu akhirnya mereka bisa diberangkatkan dengan dititipkan di kloter lain, jadi nantinya mereka kembali bergabung di kloter semula saat sudah berada di Mekkah, sementara di Madinah tetap bergabung dengan kloter yang diikuti," paparnya.

Hidayat mengutarakan saat berada di Madinah, tidak ada yang namanya mutasi atau perpindahan jemaah antarkloter, mutasi hanya dimungkinkan setelah CJH berada di Makkah, demikian yang disampaikan Kepala Sektor 03 PPIH Madinah, Khalilurrahman dalam menjawab banyaknya permintaan penggabungan kembali CJH yang terpisah dari kloternya.

Dia menuturkan sejauh ini CJH Kalsel sudah mulai bergerak memasuki Kota Mekkah, di mana kabarnya belum ada yang mengalami sakit serius, apalagi sampai meninggal, hingga CJH Kalsel tidak termasuk daftar sebanyak 16 CJH Indonesia yang dinyatakan sudah meninggal dunia di Tanah Suci.

"Kita berharap semuanya berdoa untuk keselamatan jemaah haji daerah kita agar selalu disehatkan hingga dapat pulangnya nanti dengan membawa haji yang mabrur," ujarnya.

Sumber : Antara

Tag : Ibadah Haji
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top