Ahok: Gak Usah Ngomongin Itu Lah, Nanti Sensi Lagi

Iklim politik di Balai Kota Jakarta kian memanas, termasuk soal koalisi antar-partai politik yang akan mendukung calon gubernur (cagub) DKI Jakarta.
Feni Freycinetia Fitriani | 02 Agustus 2016 14:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa Bareskrim di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/7). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Iklim politik di Balai Kota Jakarta kian memanas, termasuk soal koalisi antar-partai politik yang akan mendukung calon gubernur (cagub) DKI Jakarta.

Salah satu nama yang menjadi pembicaraan tak lain adalah Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Setelah memutuskan maju melalui jalur partai politik bersama Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura, nama Ahok juga selalu dikaitkan dengan PDI Perjuangan.

Salah satu pemicunya adalah kedekatan Ahok dengan Ketua Umum PDI P Megawati Soekarno Putri. Berangkat dari hal itu, banyak pihak mempertanyakan apakah Ahok akan meminta dukungan PDI Perjuangan dan berpasangan kembali dengan Djarot Saiful Hidayat.

"Enggak lah [daftar]. Ngapain juga? sekarang sudah tiga partai usung saya, ya sudah cukup," ujarnya di Balai Kota DKI, Selasa (2/8/2016).

Meski demikian, mantan anggota Komisi II DPR RI tersebut enggan menjelaskan secara detail bahwa dia dan tiga partai koalisi tak membutuhkan partai banteng.

"Aduh gak usah ngomong itu lah. Nanti sensi [sensitif] lagi, lu mancing-mancing lu," kata Ahok sambil tertawa.

Sebelumnya, PDI Perjuangan belum menetapkan apakah akan mengusung kembali Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI 2017. Hari ini, DPW PDI P Jakarta Timur dijadwalkan bertemu dengan DPW PKB di Jalan Murtado, Jakarta Timur.

 

 

Tag : ahok, Pilkada DKI 2017
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top