Ideologi Terlarang: Warga Padang Diminta Waspadai Komunisme, LGBT, dan Paham Sesat Lainnya

Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengingatkan warga untuk mewaspadai ideologi perusak tatanan negara dan terlarang seperti komunisme, seks menyimpang atau LGBT, dan paham sesat lainnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Juni 2016  |  10:43 WIB
Ideologi Terlarang: Warga Padang Diminta Waspadai Komunisme, LGBT, dan Paham Sesat Lainnya
Ilustrasi: Spanduk penolakan terhadap LGBT di daerah Cigondewah Bandung, Jawa Barat - Antara

Kabar24.com, PADANG - Masyarat diminata mewaspadai ideologi terlarang yang dinilai merusak tatanan negara.

Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengingatkan warga untuk mewaspadai ideologi perusak tatanan negara dan terlarang seperti komunisme, seks menyimpang atau LGBT, dan paham sesat lainnya.

"Ada maksud dari oknum tertentu yang sengaja menyusupkan berbagai paham yang menyesatkan untuk merusak pemikiran dan kaidah moral bangsa, ini perlu diwaspadai," katanya, di Padang, Kamis (2/6/2016).

Dia menyebutkan ideologi komunisme dalam beberapa waktu terakhir kembali menjadi ancaman karena adanya upaya propaganda dan penguatan paham tersebut di tengah masyarakat.

Sebagai contoh adanya coretan tentang Revolusi PKI di halte Bus Trans Padang beberapa waktu lalu.

Kemudian pembagian selebaran gratis kepada warga yang isinya memutarbalikkan sejarah PKI dengan tujuan meminta dukungan kepada dunia tentang partai komunis tersebut.

Bahkan di daerah Payakumbuh ada penyusupan simbol PKI dalam perayaan Hari Ulang Tahun RI 2015.

"Hal ini jelas ancaman, semua warga perlu bersama menangkal serangan yang tidak terduga tersebut," kata dia.

Selain itu, dia menambahkan paham terlarang lain yang perlu diwaspadai warga yakni seks menyimpang atau LGBT.

Menurutnya paham ini juga berbahaya karena mulai bermunculan di Indonesia.

Adanya beberapa kasus juga mengindikasikan paham ini sesat dan merusak moral bangsa.

Menurutnya dengan adanya isu politik yang jelas akan berdampak pada berubahnya tatanan sosial di masyarakat.

Mengingat suhu politik kembali menguat seiring akan kembali berlangsungnya pemilihan kepala daerah.

"Tentunya akan ada oknum yang ingin mengacaukan stabilitas, kesemuanya perlu dijaga," ujar dia.

Sementara itu salah satu warga di Padang, Verawati menilai masyarakat cukup cerdas dan menganggap isu kebangkitan komunisme di Indonesia hanya sebuah strategi politik.

Menurut dia pemerintah tidak perlu larut dalam ancaman seperti itu dan fokus pada program menyejahterakan rakyat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumbar

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup