Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Tak Punya Gelar S1, Megawati Bangga Raih Doktor HC dari Almamaternya

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri mengaku bangga dan terharu atas penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) dalam bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (Unpad).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Mei 2016  |  11:05 WIB
Meski Tak Punya Gelar S1, Megawati Bangga Raih Doktor HC dari Almamaternya
Megawati Soekarnoputri - Antara
Bagikan

Kabar24.com, BANDUNG - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri mengaku bangga dan terharu atas penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) dalam bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (Unpad).

"Saya ucapkan terima kasih atas pemberian gelar doktor honoris causa di bidang politik dan pemerintahan ini. Saya terharu dan bangga," kata Megawati Soekarnoputri, saat menyampaikan orasi ilmiah "Bernegara Dengan Satu Keyakinan Ideologi", di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Kota Bandung, Rabu (25/5/2016).

Dia menuturkan seluruh kenangannya kembali pada peristiwa ketika dirinya dilantik sebagai mahasiswi di Universitas Padjadjaran 51 tahun yang lalu. Kala itu dirinya masih berusia 18 tahun dan oleh ayahandanya yakni Soekarno dia diharuskan masuk ke Fakultas Pertanian Unpad karena urusan pangan merupakan urusan mati hidupnya bangsa.

"Meskipun saya sangat tertarik pada ilmu psikologi, namun Bung Karno sangat kokoh dan meyakinkan saya, untuk memasuki dunia yang menjadi mata pencaharian terbesar seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Akhirnya melalui praktik membumikan ilmu pertanian secara langsung bersama para petani dirinya tidak hanya mengerti secara ideologis tentang hakikat kedaulatan pangan.

"Melalui ilmu pertanian saya memahami bahwa fundamen terpenting bagi bangsa Indonesia untuk maju antara lain diukur dari kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri di bidang pangan bagi rakyatnya.

Ia menuturkan ilmu pertanian menjadi jalan kerakyatan yang terbuka lebar untuk memahi keseluruhan peri kehidupan rakyat Indonesia dan melalui ilmu tersebut dirinya menjadi paham bahwa hakikat politik sejatinya adalah membangun peradaban yang berangkat dari realitas kehidupan rakyatnya.

"Petani adalah gambaran nyata wong cilik di mana seluruh keberpihakan politik seharusnya ditujukan kepada mereka. Inilah kesadaran yang muncul ketika saya belajar di kampus ini," kata dia.

Namun, malang tidak dapat ditolak karena badai politik yang terjadi saat itu akhirnya berimbas pada status kemahasiswaan Megawati Soekarnoputri. Dia pun tak pernah menyelesaikan studi jenjang S1 di kampus tersebut.

"Hanya dua tahun kesempatan untuk belajar di Universitas Padjadjaran ini. Kesemuanya memaksa saya untuk tidak melanjutkan kuliah di kampus ini," katanya.

Pada akhirnya, lanjut dia, bukan hanya Ilmu Pertanian dari Unpad yang didapatkan oleh dirinya selama berkuliah di kampus tersebut tetapi di tempat tersebut mentalnya ditempa untuk belajar memahami dan bertahan pada keyakinan terhadap ideologi dalam artian yang sesungguhnya.

"Peristiwa yang saya alami di kampus inilah yang kemudian membentuk saya menjadi seorang politisi dan memilih untuk terus mengorganisir rakyat melalui jalan kepartaian," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati soekarnoputri

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top