Triwulan I/2016 Pendapatan Pos Indonesia Regional VIII Tumbuh 19,38%

PT PT Pos Indonesia mencatat realisasi pendapatan bisnis surat dan paket pada triwulan I/2016 tumbuh sebesar 19,38% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp31,76 miliar realisasi triwulan I/2015 tumbuh menjadi Rp37,92 miliar selama triwulan I/2016.
Natalia Indah Kartikaningrum | 02 Mei 2016 06:19 WIB

Bisnis.com, DENPASAR--PT PT Pos Indonesia mencatat realisasi pendapatan bisnis surat dan paket pada triwulan I/2016 tumbuh sebesar 19,38% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp31,76 miliar, menjadi Rp37,92 miliar selama triwulan I/2016.

Deni Rakhmat Daradjat, Kepala Regional VIII Pos Indonesia, menuturkan dari keseluruhan pendapatan Regional VIII Pos Indonesia yang membawahi wilayah Bali dan Nusa Tenggara, selama triwulan I/2016 kemarin sebanyak Rp29,93 miliar berasal dari wilayah Bali dan sisanya sebanyak Rp7,98 miliar berasal dari wilayah Nusa Tenggara [NTB dan NTT]. Dimana untuk wilayah Bali sendiri pendapatan tertinggi berasal dari daerah Denpasar yang mencapai Rp22,84 miliar.

“Yang menjadi andalan kami adalah layanan kiriman internasional yang paling banyak digunakan oleh para UMKM di Bali yang melakukan ekspor produk kerajinannya maupun wisatawan mancanegara yang mengirimkan souvenir ke negara mereka. Menurut kami, layanan tersebut juga akan tumbuh tahun ini,” ujarnya.

Negara yang paling banyak dituju dalam pengiriman surat maupun paket yaitu Jepang, Australia, dan Amerika. Sedangkan untuk tujuan domestik, paling banyak pengiriman menuju ke Jakarta dan Bandung, imbuhnya. “Kami terus berupaya untuk memperbaiki serta melengkapi produk maupun proses kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tahun ini, kami menargetkan dapat tumbuh 30% dibandingkan dengan 2015 lalu,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt pos indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top