Kereta Bawa Bahan Kimia Berbahaya Anjlok

Satu kereta barang CSX keluar dari rel di bagian timur laut Washington, Amerika Serikat, pada hari Ahad, menumpahkan zat kimia berbahaya dekat stasiun bawah tanah dan mengganggu lalu lintas kereta commuter dan kereta penumpang jarak jauh Amtrak, kata pihak berwenang.
Newswire | 02 Mei 2016 08:32 WIB
Kereta CSX membawa bahan kimia berbahaya anjlok di Washington - wtop.com

Kabar24.com, JAKARTA- Satu kereta barang CSX keluar dari rel di bagian timur laut Washington, Amerika Serikat, pada hari Ahad, menumpahkan zat kimia berbahaya dekat stasiun bawah tanah dan mengganggu lalu lintas kereta commuter dan kereta penumpang jarak jauh Amtrak, kata pihak berwenang.

Namun kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban luka-luka, kata mereka.

Sebanyak 13 gerbong anjlok dalam insiden pada pagi hari, demikian foto-foto yang disiarkan Departemen Pemadam Kebakaran District of Columbia.

Ratusan galon zat sodium hydroxide, bahan untuk membuat produk-produk rumah tangga termasuk kertas dan detergen, tumpah dari gerbong tanki yang bocor sebelum bagian yang bocor disumbat, kata Deputi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran John Donnelly dalam jumpa pers.

Menurut Reuters, dinas pemadam kebakaran tidak memerintahkan evakuasi di sekitar lokasi kecelakaan, yang terjadi sekitar 5 km dari Gedung Putih dekat stasiun Rhode island Avenue.

Walikota Washington Muriel Bowser mengatakan dibutuhkan waktu bagi para pekerja darurat dan CSX mengembalikan gerbong-gerbong yang anjlok dan membersihkan tumpahan zat tersebut.

"Tak ada yang melintasi di lintasan itu besok," kata Bowser.

Ia mengatakan penyebab kecelakaan tersebut belum ditentukan, tetapi penyelidikan federal telah dimulai.

Kereta yang anjlok itu sedang dalam dalam perjalanan dari Cumberland, Maryland, menuju Hamlet, North Carolina. Saat kejadian, tiga lokomotif menarik 175 gerbong.

Juru bicara Amtrak Vernae Graham mengatakan kereta-kereta jarak jauh Chicago-to-Washington Capitol Limited akan berhenti di Pittsburgh, dengan para penumpang jurusan Washington diberi transportasi alternatif sampai kawasan itu bisa dilalui.

Sumber : Antara

Tag : kereta api
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top