GEMPA MENTAWAI: Peringatan Dini Tsunami dari Aceh sampai Lampung!

Gempa berkekuatan 8,2 skala Richter mengguncang Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu pukul 19.49 WIB, berlokasi di 5.16 Lintang Selatan 94,,05 Bujur Timur atau 682 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai dan berpotensi tsunami.
Newswire | 02 Maret 2016 20:55 WIB
Ilustrasi - JIBI

Kabar24.com, PADANG - Gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter mengguncang Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu pukul 19.49 WIB, berlokasi sekitar 682 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai dan sangat berpotensi memicu tsunami.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, peringatan dini tsunami diberlakukan hampir di seluruh wilayah Sumatra yang meliputi Sumatra Barat, Sumatra Utara, Naggroe Aceh Darussalam, Bengkulu, hingga Lampung. Gempa yang baru saja terjadi di Pulau Mentawai, Sumbar, tersebut diperkirakan berkekuatan sangat besar, sekitar 7,8 SR.

Adapun, lokasi gempa tersebut diperkirakan berada pada 4.92 LS, 94.39 BT, pada kedalaman 10 km. 

Warga Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, dikejutkan dengan adanya gempa berkekuatan 8,3 Skala Richter yang mengguncang pada pukul 19.49 WIB itu.

"Cukup kaget, saya dan beberapa teman yang langsung ke luar ruangan saat merasakan goncangan gempa tersebut," kata Warga Payakumbuh Denison.

Dia mengatakan sebagian warga yang lain mengaku tidak merasakan adanya goncangan tersebut dan mengetahui adanya gempa saat ada beberapa orang yang lari ke luar rumah sambil berteriak gempa. "Guncangan gempa itu memang tidak begitu kuat dan berlangsung tidak sampai satu menit," kata dia.

Sementara di tempat terpisah, warga Kabupaten Limapuluh Kota, Ahmad mengatakan setelah terjadi gempa tersebut memilih bertahan di luar rumah beberapa saat hingga kondisinya aman. Hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya pastikan dulu kondisinya benar-benar aman, baru kembali masuk rumah. Agar tidak terjadi apa-apa setelah gempa tersebut," kata dia.

Ahmad mengakui, saat terjadi gempa tersebut ia sedang berkumpul bersama keluarga setelah melakukan makan malam. Meski demikian, ia tetap mengingatkan semua anggota keluarga untuk waspada jika terjadi gempa susulan.


Sumber : Antara

Tag : gempa
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top