Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kalah di Pilkada Depok, Ini Pernyataan Dimas Oky

KPU Kota Depok mengumumkan pemenang Pilkada Depok sesuai hasil rekapitulasi suara tingkat kota yakni pasangan Mohammad Idris-Pradi Supriatna dengan jumlah 411.367 suara.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 17 Desember 2015  |  16:00 WIB
Kalah di Pilkada Depok, Ini Pernyataan Dimas Oky
Dimas Oky - Bisnis.com/Miftahul Khoer
Bagikan

Bisnis.com, DEPOK--KPU Kota Depok mengumumkan pemenang Pilkada Depok sesuai hasil rekapitulasi suara tingkat kota yakni pasangan Mohammad Idris-Pradi Supriatna dengan jumlah 411.367 suara.

Sementara itu, suara yang diperoleh pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi mencapai 253.086 suara dari total suara sah 664.453. Adapun, total surat suara sah dan tidak sah berjumlah 692.865. Sementara itu, DPT Kota Depok adalah 1.222.092 suara.

Dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis.com, Kamis (17/12/2015), Calon Wali Kota Depok nomor urut satu Dimas Oky Nugroho mengakui perolehan suara yang dimenangkan oleh pasangan Idris-Pradi. Dimas memberikan pernyataan resmi sebagai berikut:

Sahabat, para pendukung dan relawan Dimas-Babai, setelah hasil KPUD Kota Depok diumumkan secara resmi, maka dengan ini saya mengucapkan selamat untuk Pak Idris dan Pak Pradi atas kemenangannya dalam Pilkada Kota Depok 2015 sebagai Walikota dan Wakil Walikota terpilih 2016-2021. Saya doakan pula semoga prosesnya lancar sampai pada waktu pelantikan di bulan Januari 2016 nanti.

Dalam kesempatan ini mari kita doakan juga semoga Pak Idris dan Pak Pradi akan menjadi pemimpin yang amanah, kompak, mencintai seluruh rakyatnya dan mengukir prestasi untuk membuat pembangunan di Kota Depok menjadi lebih baik sehingga Kota Depok bisa menjadi kota yang nyaman untuk semua warganya.

Saya dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada para sahabat, kepada Kang Babai Suhaimi dan keluarga, kepada Bung Hendrik Tangke Allo dan keluarga, para Ketua dan Partai Pengusung dan Pendukung (PDIP, Golkar, PAN, PPP, PKB dan Partai Nasdem), para ulama dan tokoh masyarakat, para pendeta, budayawan dan aktivis, karang taruna dan kaum muda Kota Depok, pegiat ekonomi kreatif, teman-teman buruh, guru, dokter, sopir angkot, marbot mesjid, majelis taklim dan seluruh asosiasi profesional yang tidak bisa saya sebut satu-satu, kepada KPUD dan Panwaslu Kota Depok, kepada pimpinan dan rekan-rekan di Polres Kota Depok, kepada pimpinan dan jajaran Kodim 0508, kepada para jurnalis media dan tentunya kepada seluruh relawan pendukung Dimas-Babai dalam pilkada lalu.

Sejak saya ditetapkan menjadi calon Walikota secara resmi tanggal 1 September 2015, banyak sekali sahabat baru yang saya dapatkan dan kemudian menjadi saudara bagi saya dan keluarga. Kita bersama dan bertemu dalam semangat perjuangan yang sama, susah senang kita rasakan bersama, duduk kita sama rendah, berdiri kita sama tinggi.

Kita berjumpa dan bersatu karena kita tulus, kita percaya dan kita ingin perubahan Kota Depok yang lebih baik. Kita semua begitu mencintai kemajemukan dan persatuan bangsa ini, kita menginginkan sebuah pemerintahan/negara yang sungguh-sungguh mencintai dan melayani rakyatnya.

Kita ingin sebuah pembangunan yang memuliakan kemanusiaan dan lingkungan serta sosial ekonomi dan sosial budayanya, yang memanusiakan manusia di mana kebaikan, kemajuan dan kenyamanan seluruh warga, tanpa membeda-bedakan apapun latar belakang sosial dan ekonominya, harus selalu menjadi indikator dan orientasi keberhasilan sebuah pembangunan.

Saya berterima kasih atas bantuan, dukungan yang tak ternilai bagi saya. Meski kita bekerja dengan penuh keterbatasan, saat ini saya menjadi lebih yakin - dan bersyukur - bahwa persaudaraan dan persahabatan yang bukan di atas nilai-nilai material dan pamrih ternyata masih eksis dan terjaga di masyarakat kita, alhamdulillah. Dengan kekuatan gotong royong yang tulus justru akan semakin memperkuat silaturahmi dan basis perjuangan kita ke depan. Aamiin.

Harus kita pahami, jika hasil resmi KPUD Kota Depok kita jadikan rujukan, maka terdapat sekitar hampir 40% dari pemilih warga Kota Depok dalam Pilkada lalu yang memilih perubahan. Namun bukan berarti yang 60% tidak memilih perubahan, mereka pun menginginkan kemajuan yang lebih baik di Kota Depok.

Dengan pekerjaan rumah yang begitu banyak, marilah kita seluruh warga kota saling bekerja sama dan bergotong royong untuk membantu pemerintahan terpilih menjalankan tugas-tugasnya dengan baik. Amanahnya sangat besar. Sebagai bangsa, hanya dengan bersatu kita maju.

Namun harus dijadikan catatan betapa angka golput ternyata juga masih amat tinggi, hanya sekitar 600 ribuan yang hadir ke TPS dari total DPT berjumlah 1,2 juta pemilih. Saya pribadi menyayangkan besarnya angka golput yang menunjukkan tingginya apatisme terhadap institusi demokrasi kita dan rendahnya sosialisasi pilkada serentak oleh penyelenggara pemilu.

Ke depan segenap masyarakat politik (political society) baik institusi maupun para aktornya, tidak hanya di Depok, tapi juga di seluruh Indonesia, harus bekerja keras dan harus mampu menunjukkan kebermanfaatan dan relevansi keberadaan mereka terhadap pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa.

Para elite, birokrasi, partai politik dan penyelenggara pemerintahan harus betul-betul tulus mengabdi dan melayani rakyat. Janganlah lagi rakyat dibohongi dan dikecewakan. Lakukan yang terbaik yang kau bisa lakukan untuk memajukan bangsa ini dan memakmurkan rakyat. Sebagai pemerintah yang baik, hanya bersama rakyat kau akan selamat.

Akhirul kalam, saya dan keluarga memohon maaf sebesar-besarnya jika ada salah kata maupun perbuatan, jika belum bisa memenuhi harapan saudara-saudara sekalian, serta seluruh pendukung warga Kota Depok yang saya cintai.

Saya memohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan yang saya lakukan, disengaja maupun tidak disengaja. Silaturahim akan terus kita jalankan, jangan terputus. Kita doakan yang terbaik untuk Kota Depok, untuk seluruh warganya, untuk kita semua, untuk bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai dan banggakan ini.

Sejatinya, urip iku urup...
Bangunlah jiwanya, Bangunlah raganya,
untuk Indonesia Raya...

laa haula wala quwwata illa billah

Tabik, Merdeka !!!

Dimas Oky Nugroho

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada Depok
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top