Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABAKARAN HUTAN: Kadin Sebut Banyak Perusahaan Nasional yang Patuh

Restorasi ekosistem memungkinkan masyarakat di sekitar hutan untuk memanfaatkan seluruh potensi hutan bagi kesejahteraan sekaligus menjaga kualitas lingkungan hutan itu sendiri.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 18 September 2015  |  16:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kendati ada segelintir pengusaha dan petani yang tidak mengadopsi semangat perlindungan lingkungan dalam mengelola bisnis, faktanya banyak perusahaan Indonesia memiliki komitmen mencegah kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari praktik pertanian berkelanjutan.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, dan Pembangunan Berkelanjutan, Shinta W. Kamdani mengatakan komitmen itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing di tataran global.

Beberapa perusahaan juga kini telah mengadopsi konsep restorasi ekosistem yang dapat dimanfaatkan sebagai buffer-zone untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan secara tidak langsung.

Restorasi ekosistem memungkinkan masyarakat di sekitar hutan untuk memanfaatkan seluruh potensi hutan bagi kesejahteraan sekaligus menjaga kualitas lingkungan hutan itu sendiri.

“Hal seperti ini juga sangat perlu dukungan dari pemerintah hingga memungkinkan pengusaha dan petani beralih dari model bisnis tradisonal dan mengadopsi konsep bisnis yang sustainable,” ujarnya, Jumat (18/9/2015).

Hingga saat ini, katanya, sudah ada 13 perusahaan di Indonesia yang menjalankan konsep restorasi ekosistem dan tentunya harus terus didorong untuk peningkatakan jumlahnya.

Akan lebih baik jika penggunaan anggaran pemerintah difokuskan bagi upaya pencegahan dibandingkan dengan penanggulangan saat kejadian.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin kebakaran hutan
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top