Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILKADA 2015: KPU Depok Siapkan Sanksi Dana Kampanye

Komisi Pemilihan Umum Kota Depok mengingatkan batasan dana kampanye masing-masing pasangan calon pada Pilkada Depok sebesar Rp18 miliar.nn
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 26 Agustus 2015  |  18:45 WIB
PILKADA 2015: KPU Depok Siapkan Sanksi Dana Kampanye
KPU Kota Depok menetapkan pasangan calon - Bisnis.com/Miftahul Khoer
Bagikan
Bisnis.com, DEPOK- Komisi Pemilihan Umum Kota Depok mengingatkan batasan dana kampanye masing-masing pasangan calon pada Pilkada Depok sebesar Rp18 miliar.
 
Komisioner KPU Kota Depok Nana Shobarna mengatakan akan memberi sanksi bagi pasangan calon yang melebih batas dana kampanye yang telah ditetapkan.
 
"Kita sedang mematangkan sanksi apa yang akan dikenakan bagi pasangan calon yang menggunakan dana melebihi ketentuan," ujarnya, Rabu (26/8/2015).
 
Babai Suhaimi, calon wakil wali kota Depok yang diusung PDI-P, PKB, PAN dan Nasdem menyetujui batasan dana kampanye yang ditetapkan KPU.
 
Pihaknya mengaku anggaran untuk kampanye pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi masih dicari baik dari sumbangan pribadi atau pun perusahaan.
 
"Yang jelas dana kampanye kami kecil," katanya.
 
Sementara itu, Ketua Tim Gabungan pasangan calon Muhammad Idris-Pradi Supritatna, Nuroji mengatakan dana sumbangan diperoleh dari simpatisan, anggota DPRD masing-masing partai pengusung dan pengusaha.
 
Dia menambahkan pihaknya belum mengetahui total dan kampanye yang akan digunakan pasangan Idris-Pradi. "Saya tidak tahu persis berapa dana yang telah terkumpul," katanya.
 
Pasangan Idris-Pradi diusung oleh dua partai politik yakni PKS dan Partai Gerindra. Keduanya mengantongi 15 kursi di parlemen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilkada dana kampanye
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top