Presiden Jokowi Akan Resmikan Mega Proyek Migas Pertamina di Sulawesi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan sejumlah proyek hulu dan hilir minyak dan gas bumi (migas) terintegrasi milik PT Pertamina (Persero).
Lili Sunardi | 02 Agustus 2015 07:39 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) menunjuk ke arah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri). - Antara
Bisnis.com, JAKARTAPresiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan sejumlah proyek hulu dan hilir minyak dan gas bumi (migas) terintegrasi milik PT Pertamina (Persero).
 
Peresmian proyek tersebut dipusatkan di Kilang Donggi Senoro LNG yang ada di Desa Uso, kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Presiden Jokowi sendiri dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut pada 2 Agustus 2015, sekitar pukul 13.00 WITA.
 
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Jokowi meresmikan operasi central processing plant (CPP) yang dikelola Joint Operating Body Pertamina Medco Tomori Sulawesi (PMTS), dengan kapasitas produksi mencapai 310 juta kaki kubik per hari atau million cubic feet per day (MMCFD).
 
Proyek kedua, adalah Kilang LNG Donggi Senoro yang dikelola PT Donggi Senoro LNG dengan kapasitas 2,1 MTPA. Kilang tersebut mendapatkan pasokan gas sekitar 250 MMCFD dari PMTS, dan 85 MMCFD dari proyek Matindok Pengembangan.
 
Di saat yang bersamaan, Presiden Jokowi juga akan melakukan groundbreaking pabrik amonia yang dikelola PT Panca Amara Utama, dan memiliki kapasitas produksi 0,7 MTPA. Pabrik tersebut rencananya akan menerima pasokan gas dari PMTS sebanyak 55 MMCFD.
 
Selain itu, Presiden secara simbolis meresmikan Lapangan GG yang dikelola PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE-ONWJ) yang memiliki kapasitas produksi 31 MMCFD, dan 150 barel kondensat per hari.
 
Dalam kunjungannya kali ini, Presiden akan didampingi oleh Direktur Pertamina Dwi Soetjipto, Presiden Direktur Medco Energi Lukman Mahfoedz, Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, dan sejumlah menteri Kabinet Kerja lainnya.
 
Usai meresmikan proyek itu, Presiden Jokowi akan diajak meninjau langsung proses pengapalan LNG yang akan dibawa ke fasilitas regasifikasi Arun yang telah direamikan sebelumnya.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jokowi

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top