Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perempuan Didorong Ikut Seleksi Calon Pimpinan KPK

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Meutya Hafid, menilai Presiden Joko Widodo telah melakukan terobosan baru karena menunjuk sembilan perempuan panitia seleksi (pansel) untuk mencari calon pimpinan KPK.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 Mei 2015  |  16:57 WIB
Meutya Hafid - Antara
Meutya Hafid - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- ‎Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Meutya Hafid, menilai Presiden Joko Widodo telah melakukan terobosan baru karena menunjuk sembilan perempuan panitia seleksi (pansel) untuk mencari calon pimpinan KPK.

Meutya menilai, perempuan lebih berhati-hati dalam bekerja, sehingga dari sembilan perempuan pansel calon pimpinan KPK tersebut, diharapkan dapat menelurkan pimpinan-pimpinan KPK yang terbaik.

"Perempuan itu lebih berhati-hati dalam bekerja," tutur Meutya di Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Dia berharap, dengan dipilihnya sembilan orang perempuan untuk menjadi pansel calon pimpinan KPK, maka seluruh perempuan Indonesia diharapkan tak takut untuk mendaftarkan diri sebagai pimpinan KPK. 

"Bisa jadi perempuan lebih berani mendaftar sebagai pimpinan KPK," katanya.

Seperti diketahui, Presiden mengumumkan sembilan nama pansel calon pimpinan KPK di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur sebelum bertolak kunjungan kerja ke Malang Jawa Timur, Kamis 21 Mei 2015.

Ada sembilan nama yang dipilih Jokowi, berasal dari berbagai latar belakang akademik dan semuanya perempuan. Jokowi membacakan nama Pansel KPK didampingi Mensesneg Pratikno dan Staf Khusus Presiden bidang komunikasi Teten Masduki. 


Berikut rincian Pansel KPK bentukan Jokowi :
1. Destry Damayanti
- Seorang ekonom, ahli keuangan dan moneter
- Sebagai Ketua Merangkap Anggota

2. Enny Nurbaningsih
- Pakar Hukum Tata Negara
- Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional
- Sebagai Wakil Ketua Merangkap Anggota

3. Harkrituti Haskrisnowo
- Pakar Hukum Pidana dan HAM
- Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkumham

4. Betti S Alisjabana
- Ahli TI dan manajemen

5. Yenti Garnasih
- Pakar hukum pidana ekonomi dan pencucian uang

6. Supra Wimbarti
- Ahli psikologi SDM dan pendidikan

7. Natalia Subagyo
- Ahli tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi

8. Diani Sadiawati
- Ahli hukum
- Direktur analisa peraturan perundang-undangan Bappenas

9. Meuthia Ganie-Rochman
- Ahli sosiologi korupsi dan modal sosial

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top