Badai Salju: Total 2.600 Penerbangan di AS Dibatalkan

Akibat cuaca buruk, setidaknya 2.600 penerbangan di Amerika Serikat sejak Februari dibatalkan. Sementara pada Minggu (1/3/2015) 633 penerbangan dibatalkan dan 572 penerbangan lainnya ditunda.
Newswire | 02 Maret 2015 08:59 WIB
Ilustrasi: Tumpukan salju sedang dibersihkan di Bandara JFK, Amerika Serikat - Reuters

Kabar24.com, NEW YORK --Akibat cuaca buruk, setidaknya 2.600 penerbangan di Amerika Serikat sejak Februari dibatalkan. Sementara pada Minggu (1/3/2015) 633 penerbangan dibatalkan dan 572 penerbangan lainnya ditunda.

Salju yang turun lagi pada Minggu (1/3/2015) menyelimuti New York City, yang memulai hari pertama Maret dalam kekacauan --termasuk pembatalan banyak penerbangan di Daerah New York, New Jersey dan Connecticut serta jalanan licin pada Senin.

Menurut jejaring peringatan penerbangan, 633 pesawat telah dibatalkan terbang dan 572 penerbangan ditunda di ketiga bandar udara --Bandar Udara Internasional John F. Kennedy, Bandar Udara LaGuardia dan Bandar Udara Internasional Newark-- sekitar pukul 16.45 waktu setempat.

NYC Emergency Management telah mengeluarkan saran penerbangan untuk jam sibuk Minggu dan Senin pagi.

Menurut laporan badan cuaca AS, mimpi buruk perjalanan tersebut disebabkan badai musim dingin Sparta, yang juga dituding sebagai penyebab empat kematian dalam kecelakaan lalu lintas, demikian laporan Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Senin pagi.

Kondisi jalan yang buruk dan kecelakaan akibat jalan licin karena ditutupi es juga dilaporkan di North Carolina pada Ahad pagi.

Kondisi berbahaya serupa juga dilaporkan di Wilayah Mid-Atlantic, termasuk di Daerah Metropolitan Washington DC.

Badai itu diperkirakan terus mendatangkan salju dan es ke Wilayah Northeast dan Mid-Atlantic pada Minggu pagi waktu setempat. Peringatan badai musim dingin telah dikeluarkan untuk beberapa bagian Mid-Atlantic sampai Senin pagi.

Sejak pertengahan Februari badai salju telah melanda Amerika Serikat; salju tebal melumpuhkan wilayah pusat negara tersebut. Beberapa kantor pemerintah di Washington DC terpaksa ditutup sementara.

"Hujan salju lebat dan angin dingin terus bergerak ke arah timur dari wilayah yang dikenal dengan sebutan Southern Plains, yakni Missouri, Arkansas, Illinois bagian selatan, Tennessee, Kentucky, Indiana dan Ohio," kata Badan Layanan Cuaca atau National Weather Service setempat pada 17 Februari.

Dengan kondisi seperti itu, hujan yang disertai hawa dingin diperkirakan melanda wilayah AS Selatan. Kondisi darurat telah diumumkan untuk beberapa wilayah, seperti North Carolina, Virginia, Mississippi, Geogria, Kentucky dan juga Washington DC.

Laman US Office of Personnel Management mengumumkan penutupan kantor federal di Fort Knox. Pos militer AS di Louisville, Kentucky, dipaksa tak dioperasikan pada Selasa (17/2), akibat cuaca buruk dan jalan yang tertimbun salju.

Badan Layanan Cuaca Nasional AS memperkirakan salju mengguyur setebal enam sampai delapan inci.

Akibat cuaca buruk tersebut, 2.600 penerbangan di wilayah AS dibatalkan. Bandar udara yang paling parah terkena dampaknya ialah yang berada di North Carolina dan Tennessee.

Sumber : Antara/Xinhua-OANA

Tag : as, badai salju
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top