MEGAWATI : Pemimpin Berjuang Untuk Rakyat, Bukan Tim Sukses

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa membangun Indonesia yang begitu luas dan beraneka ragam hanya bisa terjadi jika seorang pemimpin berjuang sepenuhnya untuk rakyat bukan untuk tim sukses.
Akhirul Anwar | 10 Januari 2015 16:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa membangun Indonesia yang begitu luas dan beraneka ragam hanya bisa terjadi jika seorang pemimpin berjuang sepenuhnya untuk rakyat.

“[Membangun Indonesia] dengan segenap jiwa dan cintanya kepada bangsa, bukan [untuk] keluarganya, bukan kepada mereka yang seolah paling berjasa menjadi tim suksesnya,” kata Mega dalam pidato HUT Ke-42 PDI Perjuangan di kantor DPP Jakarta, Sabtu (10/1/2015).

Seorang pemimpin, lanjutnya diangkat oleh rakyat sehingga otomatis ucapan terima kasih diberikan kepada rakyat. Dari situlah dengan sendirinya akan mendapatkan mandat penuh dari rakyat, tanpa harus menebarkan pesona dan janji manis yang hanya terasa indah dirasa.

“Ingatlah mereka yang menaruh harapan kuat dan telah bergotong royong, menyumbangkan puluhan ribu yang begitu berharga pada saat pemilu presiden yang baru saja berlalu,” kata Mega yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

Pemimpin seharusnya mengucapkan terima kasih kepada para pembantu rumah tangga, pedagang kecil, buruh, petani, guru, hingga tukang cuci pakaian, dan rakyat kecil lainnya. “Sebab, rakyatlah pemegang kedaulatan sejati dari sebuah kekuasaan. Maknailah pesan ini supaya memahami mana sebenarnya kawan sejati,” tutur Presiden Ke-5 RI tersebut.

Mega dalam kesempatan itu juga memberi pesan kepada Presiden Joko Widood untuk bertekad kuat menjalankan program prioritas pemerintah berlandaskan Trisakti. Banyak sisi gelap Istana yang harus dihadapi oleh Jokowi sebagai bagian dari gemblengan pemimpin negara. 

Tag : jokowi, pdip
Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top