Inflasi Aceh Desember 2014, Banda Aceh Tertinggi Dipicu BBM

Kenaikan laju inflasi tertinggi di Aceh dialami oleh Banda Aceh yakni 2,19%. Pemicu utama inflasi tersebut yakni penaikan harga BBM subsidi pada November 2014. Adapun, secara keseluruhan, pada Desember 2014, Aceh mengalami inflasi 1,99%.
Febrany D. A. Putri | 02 Januari 2015 17:50 WIB
SPBU - Bisnis.com

Kabar24.com, BANDA ACEH - Kenaikan laju inflasi tertinggi di Aceh dialami oleh Banda Aceh yakni 2,19%. Pemicu utama inflasi tersebut yakni penaikan harga BBM subsidi pada November 2014. Adapun, secara keseluruhan, pada Desember 2014, Aceh mengalami inflasi 1,99%.

Badan Pusat Statistik Aceh mencatat setelah Banda Aceh, inflasi tinggi juga dialami Lhoksumawe 1,95% dan Meulaboh 1,17%.

Kepala BPS Aceh Hermanto memerinci laju inflasi tahunan hingga Desember 2014 di Aceh yakni 8,09%. Untuk Banda Aceh mengalami inflasi year on year 7,83%, Lhosumawe 8,53%, dan Meulaboh 8,2%.

"Inflasi tinggi di Banda Aceh terutama disebabkan oleh kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yang mengalami inflasi 5,21%. Sementara tu, bahan makanan inflasi 4,37%, perumahan, air dan listrik 0,64%," tutur Hermanto, Jumat (2/1/2015).

Dia memaparkan dari 105 jenis barang dan jasa yang mengalami perubahan harga di Banda Aceh, 50 jenis barang mengalami kenaikan, sementara 55 arang da jasa lainnya menurun.

Beberapa komoditas pemberi andil inflasi tertinggi yakni bensin 0,8%, tongkol 0,31%, udang basah 0,19%, listrk 0,12%, angkutan antar kota 0,09% dan telur ayam ras 0,08%. "Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga yakni cabai merah 0,07%, tomat 0,06% dan angkutan udara 0,02%," pungkas Hermanto.

Tag : Inflasi
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top