Demonstran Hong Kong Ancam Duduki Kantor Pemerintah

Para pemimpin mahasiswa pro demokrasi Hong Kong mengancam akan mengepung kantor-kantor pemerintah jika tuntutan mereka untuk pemilihan umum yang bebas dan pengunduran diri Chief Executive wilayah itu tidak dipenuhi.
John Andhi Oktaveri | 02 Oktober 2014 07:45 WIB
Ratusan pengunjuk rasa memblokir jalan utama di distrik Mongkok perbelanjaan Hong Kong - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Para pemimpin mahasiswa pro demokrasi Hong Kong mengancam akan mengepung kantor-kantor pemerintah jika tuntutan mereka untuk pemilihan umum yang bebas dan pengunduran diri Chief Executive wilayah itu tidak dipenuhi.

Sementara itu, pihak pemerintah mulai mengupayakan dialog untuk mencari penyelesaian atas aksi protes tersebut.

 

Demonstrasi dilaporkan meluas hingga hari keenam kemarin dengan perkiraan jumlah pelaku aksi demo mencapai 200.000 orang hingga malam hari.

 

Setelah tengah malam ratusan pemrotes bergerak menuju kantor Chief Executive Leung Chun-ying.

Bentrokan dengan aparat keamanan tidak terhindarkan, namun kemudian mereka terus bertahan hingga tidur-tiduran di pinggir jalan.

Regina Ip, seorang anggota Dewan Eksekutif Kota menyatakan pihaknya akan menghubungi para pemimpin mahasiswa untuk melakukan pembicaraan. Langkah Ip tersebut diambil setelah dalam satu tayangan televisi aparat kepolisian mulai menembakkan gas air mata terhadap mahasiswa yang tidak bersenjata.    

“Anda kira anda akan bisa mengatur wilayah ini. Jika anda tidak menanggapi tuntutan dari masyarakat Hong Kong maka kami akan melumpuhkan pemerintah,” ujar Alex Chow, Sekjen Federasi Mahasiswa Hong Kong tadi malam sebagaimana dikutip Bloomberg, Kamis (2/10/2014).

Sumber : Bloomberg

Tag : demo, hong kong
Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top