Petani Kelapa Sawit Diminta Beli Bibit Bersertifikat

Dinas Perkebunan Riau meminta petani kelapa sawit menggunakan bibit yang memiliki sertifikat, agar dapat menghasilkan tandan buah segar berkualitas.
Lili Sunardi | 02 September 2014 17:39 WIB
Tandan buah segar - Bisnis.com

Bisnis.com, PEKANBARU -- Dinas Perkebunan Riau meminta petani kelapa sawit menggunakan bibit yang memiliki sertifikat, agar dapat menghasilkan tandan buah segar berkualitas.

Zulher, Kepala Dinas Perkebunan Riau, mengatakan kualitas bibit sangat mempengaruhi tandan buah segar yang dihasilkan dari pohon kelapa sawit.

Selama ini petani di Riau hanya mementingkan perawatan tanamannya, tanpa memperhatikan jenis bibit yang digunakan.

“Untuk mendapatkan tandan buah segar, petani tidak bisa hanya mengandalkan perawatan yang baik terhadap tanaman kelapa sawit di kebunnya. Penggunaan bibit yang berkualitas juga sangat mempengaruhi tandan buah segar yang dihasilkan nantinya,” katanya di Pekanbaru, Selasa (1/9/2014).

Zulher menuturkan pemberian sertifikasi terhadap bibit kelapa sawit bertujuan agar petani mengetahui sumber benihnya.

Dinas Perkebunan Riau sendiri mengeluarkan Surat Perintah Pembelian Benih Kelapa Sawit (SPPBKS) untuk penangkar bibit kelapa sawit.

Bahkan, Dinas Perkebunan Riau juga menyediakan UPT Benih yang memiliki data penangkar bibit kelapa sawit mana saja yang telah memiliki SPPBKS.

Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi petani yang tertipu dengan membeli bibit kelapa sawit palsu atau tidak berkualitas.

SPPBKS sendiri merupakan rujukan bagi petani yang membeli bibit dari penangkar resmi, sehingga dapat menggunakannya saat menjual tandan buah segar kepada perusahaan kelapa sawit di Riau dengan harga yang telah ditetapkan setiap periodenya.

Tag : kelapa sawit
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top