Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Kesan Pertama JK Sambangi Kantor Transisi

Untuk kali pertama, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambangi Kantor Transisi di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 28 Agustus 2014  |  21:21 WIB
/Bisnis
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- Untuk kali pertama, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambangi Kantor Transisi di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

Sore tadi, JK, sapaan akrabnya tiba di Kantor Transisi untuk menggelar pertemuan dengan sejumlah fraksi partai pendukung. JK mengenakan batik bercorak biru.

Bagaimana kesan JK terhadap Rumah Transisi? "Bagus," katanya merujuk pada bangunan rumah tersebut.

Sejak dibentuk Tim Transisi, JK memang tidak pernah menyambangi rumah bercat putih itu. Rumah yang disediakan untuk kelompok kerja besutan Rini Soemarno, Anies Baswedan, Andi Widjajanto, Hasto Kristiyanto dan Akbar Fasial itu digunakan untuk 'menggodok' masa transisi pemerintahan SBY-Boediono pada Jokowi-JK.

Rumah tersebut berarsitektur cukup mewah. Di dalamnya terdapat beberapa lukisan dan hiasan bunga. Sejak rumah itu dijadikan Kantor Transisi, ruas jalan setapak Situbondo menjadi lebih 'hidup'. Hilir mudik kendaraan Paspampres, penjagaan ketat, aneka pedagang bahkan area parkir semakin padat.

Setiap harinya, para awak media satu persatu mendatangi rumah tersebut dan memilih menepi di pojok kanan rumah itu. Tampaknya, wartawan dari berbagai media itu betah dengan didirikannya sebuah tenda cukup besar untuk menangkal sinar matahari.

JK, mantan wakil presiden pendamping Susilo Bambang Yudhoyono era Kabinet Jilid I tampak tersenyum hangat usai memberi keterangan pers pada media.
Yang terpenting kata dia, dengan adanya Rumah Transisi, pemerintah ke depan, dibawah naungannya bersama Jokowi semakin baik.

"Ya, tadi kita diskusi bagaimana bangsa ini ke depan," paparnya.

Sore tadi, JK menggelar pertemuan dengan Jokowi, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Ja'far dan Ketua Fraksi Partai Hanura, Syarifudin Sudding.

Pertemuan itu membahas terkait hasil pembicaraan empat mata antara Jokowi dan Susilo Bambang Yudhoyono. Pembicaraan selama dua jam itu menyoal Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara 2015 dan APBN-P 2014.

JK mengatakan alasan kenapa ia tidak mendampingi Jokowi ke Bali. "Kalau saya hadir pertemuan jadi enam mata dong," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabinet Jokowi-JK
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top