Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

JK Diminta Bicara Politik Anggaran

Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla bakal mengunjungi kantor transisi untuk membicarakan tentang politik anggaran di parlemen sore ini pukul 16.00.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 28 Agustus 2014  |  15:20 WIB
JK Diminta Bicara Politik Anggaran
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla bakal mengunjungi kantor transisi untuk membicarakan tentang politik anggaran di parlemen sore ini pukul 16.00.

Deputi Kantor Transisi Hasto Kristiyanto mengatakan JK diminta untuk bicara tentang celah pos anggaran yang sedang dibahas oleh Badan Anggaran DPR RI supaya bisa dimasuki program pemerintahan Jokowi-JK.

"[Pertemuannya] mempersiapkan agenda-agenda di DPR sehingga lebih banyak dengan fraksi yang ditugaskan di banggar," kata Hasto di Kantor Transisi Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Sebelumnya rapat Banggar RAPBN 2015 yang seharusnya berlangsung 27 Agustus 2014 ditunda Senin 1 September 2014 karena pada hari yang sama Joko Widodo bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Masih ada waktu empat hari untuk mencari ruang pembahasan RAPBN tim Jokowi-JK dengan anggota banggar supaya programnya berjalan mulus.

Hasto telah menyiapkan simulasi realokasi anggaran dalam RAPBN 2015 misalnya anggaran desa yang dialokasikan Rp9 triliun ditingkatkan menjadi Rp63 triliun dengan memperhatikan Undang-Undang Desa.

"Kami melakukan simulasi itu ditingkatkan, tapi ini kan masih simulasi. Tapi arah yang harus ingin diciptakan, kami betul-betul memperhatikan bahwa politik anggaran Jokowi-JK menempatkan skala prioritas untuk ekonomi rakyat," ujar Hasto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembatasan bbm bersubsidi kabinet Jokowi-JK
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top