Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi-JK Mulai Tarik-tarik Golkar untuk Bergabung

Pasangan presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla memberikan prioritas kepada Partai Golkar untuk bergabung dengan koalisinya guna menguatkan suara di tingkat parlemen.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 22 Agustus 2014  |  20:32 WIB
Jokowi-JK Mulai Tarik-tarik Golkar untuk Bergabung
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Pasangan presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla memberikan prioritas kepada Partai Golkar untuk bergabung dengan koalisinya guna menguatkan suara di tingkat parlemen.
 
Poempida Hidayatullah, kader Partai Golkar yang sudah diberhentikan oleh Pemimpin Partai Golkar Aburizal Barie karena menyatakan dukungannya ke pasangan Jokowi-JK, mengatakan partai dengan lambang beringin tersebut masih mendapatkan prioritas untuk berkoalisi dengan Jokowi-JK.

“JK sebagai kader Golkar, memberikan prioritas yang besar kepada Golkar untuk mendukung koalisinya,” katanya kepada Bisnis, Jumat (22/8).

Jika Partai Golkar bergabung dengan koalisi, terangnya, dukungan parlemen untuk Jokowi-JK sudah memenuhi, atau lebih dari 50% suara sah. Saat ini, Jokowi-JK didukung oleh 38% suara sah. Adapun Partai Golkar memperoleh 14,75%.

Menurut Poempida, Golkar masih menjadi penentu kelangsungan pemerintahan Jokowi-JK.

“Namun jika [Golkar] terlambat menentukan sikap, mungkin pada September, koalisi jokowi akan menggandeng partai lain seperti Demokrat atau PAN,” jelasnya.

Meski demikian, sesuai dengan informasi yang didapat dari internal Golkar, partai berlambang beringin tersebut masih belum menentukan pilihan.

“Hingga saat ini partai golkar masih kukuh berani di luar pemerintahan.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai golkar koalisi sidang gugatan Pilpres
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top