KOTA GAZA: 10 Warga Palestina Tewas di Rafah

Sepuluh warga Palestina tewas di Rafah, di Jalur Gaza selatan, Sabtu (2/8/2014) dini hari, menjadikan korban tewas mencapai 101 sejak seorang tentara Israel hilang di daerah itu sehari sebelumnya, kata para petugas medis.
Martin Sihombing | 02 Agustus 2014 21:50 WIB
suasana di Palestina usai serangan udara Israel - JIBI

Bisnis.com, KOTA GAZA -  Sepuluh warga Palestina tewas di Rafah, di Jalur Gaza selatan, Sabtu dini hari, menjadikan korban tewas mencapai 101 sejak seorang tentara Israel hilang di daerah itu sehari sebelumnya, kata para petugas medis.

Israel melakukan pemboman intensif di dekat Kota Rafah di Gaza selatan, di daerah di mana prajurit Israel, Letnan Hadar Goldin, hilang Jumat, menyebabkan total 34 orang tewas di Rafah dan Kota Gaza sejak Jumat tengah malam, termasuk yang terbaru 10 korban, kata sumber tersebut.

Sebelumnya dilaporkan, setidaknya 91 warga Palestina tewas dan 350 lainnya terluka dalam serangan tentara negara Yahudi itu, kata para petugas medis, saat gencatan senjata diperkirakan gagal dengan ditangkapnya tentara Israel Jumat.

Sembilan belas orang Palestina tewas pada Jumat malam dalam serangan udara Israel di Rafah di bagian selatan Jalur Gaza.

Lima belas korban tersebut, termasuk lima anak usia 3-12, berasal dari keluarga yang sama yang rumahnya hancur, kata juru bicara pelayanan darurat Acjraf al-Qodra.

Sebelumnya mayat lima warga Palestina ditemukan di puing-puing bangunan di Rafah yang terkena serangan Israel.

Lima warga Palestina tewas dalam dua insiden terpisah dalam tembakan tank Israel.

Hamas menuduh Israel melanggar gencatan senjata singkat, yang telah dimulai Jumat pagi dan berlangsung selama tiga hari.

Negara Yahudi itu mengatakan serangannya menanggapi serangan roket pejuang Hamas.

Kemungkinan gencatan senjata tahan lama tampaknya jauh seperti sebelumnya setelah kemungkinan penangkapan prajurit Israel Letnan Hadar Goldin, 23.

Militer juga mengumumkan bahwa dua tentara tewas dalam insiden yang sama kota Rafah di Gaza selatan.

Lebih dari 1.500 warga Palestina, sebagian besar dari mereka warga sipil, telah tewas dalam hampir empat minggu konflik, kata Qodra.

Menteri Kehakiman Israel Tzipi Livni, anggota keamanan kabinet, menuduh Hamas berada di balik hilangnya tentara itu dan mengatakan kelompoknya akan membayar harga yang tinggi.

Sumber : Antara/AFP

Tag : gaza
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top