Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rekapitulasi Suara Nasional Ditarget Sesuai Jadwal

Proses perhitungan rekapitulasi suara tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Jakarta akan diselesaikan sesuai tahapan jadwal yang telah disusun
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 20 Juli 2014  |  20:35 WIB
Rekapitulasi Suara Nasional Ditarget Sesuai Jadwal
Ilustrasi real count KPU -

Bisnis.com, JAKARTA - Proses perhitungan rekapitulasi suara tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Jakarta akan diselesaikan sesuai tahapan jadwal yang telah disusun.

Ketua KPU Husni Kamil Malik mengatakan rekapitulasi suara dihimpun dari masing-masing KPU Provinsi dimulai Minggu (20/7/2014) dan selesai pada 22 Juli 2014 sekaligus pengumuman pemenang pilpres.

Dia berkomitmen menyelesaikan rekapitulasi suara hingga tahap akhir meskipun ada spekulasi perhitungan suara nasional bisa selesai lebih cepat dari yang dijadwalkan. Pada hari pertama berjalan lancar meskipun sejumlah interupsi saksi kedua kubu pasangan capres mewarnai rapat pleno rekapitulasi.

"Saya tidak mau berandai-andai, kami berkerja sesuai dengan jadwal yang ada," katanya kepada wartawan di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/7/2014).

Ketua Badan Pengawas Pemilu Muhammad optimis rekapitulasi suara nasional akan berlangsung lebih cepat dari yang dijadwalkan. Dilihat dari proses rekapitulasi setiap provinsi pada hari pertama berlangsung antara 20 menit hingga 30 menit sehingga pada hari kedua bisa merekap semua provinsi.

Permasalahan di tingkat TPS, kecamatan, kabupaten maupun provinsi semestinya sudah bisa diselesaikan pada tingkatan masing-masing sehingga tidak perlu di bawa ke level nasional.

"Kita kan sudah berkomitmen dengan KPU dan peserta pemilu bahwa problem itu kita harapkan selesai di tingkat mana ditemukan sehingga kita berharap tidak ada lagi masalah-masalah serius di nasional," katanya.

Meski demikian tidak menutup kemungkinan hal itu masih diperdebatkan sehingga Bawaslu hanya bisa mengharapkan proses yang sudah berjalan dapat diterima masing-masing kubu pasangan capres dan cawapres.

Hal senada disampaikan Komisioner KPU Ferry Kurnia Riskiansyah bahwa rekapitulasi nasional bisa selesai pada sidang pleno kedua. Pada hari pertama, data yang masuk baru 22 provinsi yang sampai di Jakarta dan 17 provinsi diantaranya sudah masuk ke KPU.

"Yang datang ke Jakarta baru 22 provinsi. Yang 17 itu datanya sudah masuk ke kami, mudah mudahan besok rampung," kata Ferry.

Adapun rapat pleno rekapitulasi nasional dilakukan setelah KPU menyelesaikan rekapitulasi suara Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) hingga Minggu (20/7/2014) dini hari. Perhitungan itu molor dari jadwal semula 17 Juli - 18 Juli 2014.

KPU menyelesaikan 130 PPLN di 96 negara, dan pasangan nomor urut dua Joko Widodo - Jusuf Kalla unggul dibandingkan Prabowo Subianto - Jusuf Kalla dengan selisih 50.683 suara. Prabowo-Hatta memperoleh suara 313.600 suara dan Jokowi-JK mendapat 364.283 suara.

--

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

capres 2014 rekapitulasi suara
Editor : Linda Teti Silitonga

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top