QUICK COUNT PILPRES 2014: LSI dan Puskaptis 'Hanya' Habiskan Rp1,2 Miliar

Dua lembaga survei dengan hasil quick count Pilpres 2014 saling berlawanan, yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Pusat Kajian Kebijakan & Pembangunan Strategis (Puskaptis), mengaku hanya menghabiskan anggaran Rp1,2 miliar.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 12 Juli 2014  |  17:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Dua lembaga survei dengan hasil quick count Pilpres 2014 saling berlawanan, yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Pusat Kajian Kebijakan & Pembangunan Strategis (Puskaptis), mengaku hanya menghabiskan anggaran Rp1,2 miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Peneliti LSI Aji Alfarabi dan Direktur Puskaptis Husin Yazid saat diskusi Polemik bertajuk Republik Quick Count yang diselenggarakan Sindo Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/7/2014).

Peneliti LSI Aji Alfarabi mengatakan dana yang dikeluarkan pihaknya dalam pelaksanaan proses quick count pada Pilpres 2014 sekitar Rp1,2 miliar.

"Dana yang kami gunakan hanya sekitar 40% dari yang dikeluarkan IRC, ya sekitar Rp1,2 milliar," tuturnya. Sebelumnya, dalam diskusi itu, lembaga survei IRC mengaku anggaran yang dikeluarkannya mencapai Rp2,5 miliar.

Menurut Aji, anggaran sebesar itu untuk membiayai proses quick count yang dilakukan para relawannya yang tersebar di 2.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dia mengaku biaya yang dikeluarkan sepenuhnya berasal dari LSI. "Semua dibiayai LSI. Kami tidak di-cover oleh stasiun televisi, tidak ada kontrak," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Puskaptis Husin Yazid juga menyatakan dana yang digunakannya pada proses quick count Pilpres 2014 sekitar Rp1 miliar sampai Rp1,2 miliar.

"Kami memang diminta TV One bekerja sama. Biaya pengumpulan data itu dari kami dan pihak TV One menyiarkannya. Tidak ada kontrak," tuturnya.

Pihaknya mengaku menerjunkan sebanyak 625 surveyor untuk pengumpulan datai di 1.250 titik alias TPS. Seorang relawan mengambil data dari 2 TPS.

Untuk diketahui, hasil quick count pada Pilpres 2014 oleh kedua lembaga survei tersebut hasilnya berlainan, sehingga menimbulkan kebingunan di masyarakat mengenai siapa pemenang sementara pada Pilpres tahun ini.

LSI merilis pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK lebih unggul dengan mendapatkan 53,37% suara dibandingkan dengan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta dengan perolehan 46,43%.

Adapun hasil quick count Puskaptis, yang unggul sementara adalah pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta dengan perolehan 52,05% sedangkan pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK tertinggal dengan perolehan 47,95%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
quick count

Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup