Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PPLN Diminta Berikan Waktu Tambahan untuk WNI

Panitia Pemungutan Luar Negeri diminta memberikan waktu tambahan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang di dalamnya termasuk tenaga kerja Indonesia untuk menentukan pilihan dalam Pilpres pada 4-6 Juli 2014.
Ashari Purwo Adi
Ashari Purwo Adi - Bisnis.com 07 Juli 2014  |  17:57 WIB
PPLN Diminta Berikan Waktu Tambahan untuk WNI
Bagikan

JAKARTA—Panitia Pemungutan Luar Negeri diminta memberikan waktu tambahan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang di dalamnya termasuk tenaga kerja Indonesia untuk menentukan pilihan dalam Pemilu Presiden pada 4-6 Juli 2014.

Anggota Komisi IX DPR Rieke Dyah Pitaloka mengatakan kisruh Pemilu Presiden RI 2014 di Hong Kong dan sejumlah negara lain yang membuat WNI dan TKI belum menentukan pilihannya. Menurutnya, bisa jadi ini merupakan skenario dari pihak tertentu.

“Oleh karena itu, kami berharap kepada KPU melalui Panitia Pemungutan Luar Negeri [PPLN] untuk mau memberikan waktu tambahan agar mereka yang belum memilih untuk menentukan pilihan,” kata Rieke, Senin (7/7/2014).

Bahkan, menurutnya, ada selisih jumlah WNI dan daftar pemilh tetap yang signifikan. “Negara merilis jumlah TKI saja, belum termasuk pelajar, sebanyak 6 juta orang. Namun kenapa jumlah daftar pemilih tetap [DPT] hanya sekitar 2 juta orang.”

Melihat fakta selisih tersebut, paparnya, jelas terdapat risiko sebanyak 4 juta orang tidak mempunyai pilihan. “Jadi, ada baiknya waktu tambahan kepada WNI yang bermukim atau bekerja di luar negeri,” katanya.

Sementara itu, mantan kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengatakan saat ini masih banyak WNI yang belum menentukan pilihan. “Seperti di Hong Kong pada  dan Los Angeles,” katanya.

Sebanyak 500 pemilih belum menentukan pilihan lantaran hanya diberi sampai pukul 17.00 waktu setempat. “Artinya, dari lokasi kerja, mereka harus datang ke Victoria Park sebelum tenggat waktu tersebut,” katanya.

Adapun pantauan dari Los Angeles, jelasnya, sedikitnya 200 WNI belum menentukan pilihan presidennya lantaran kekurangan surat suara. “Jadi tambahan waktu untuk WNI itu sangat penting mengingat kesibukan perorangan.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni PPLN
Editor : Taufik Wisastra
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top