MENUJU PILPRES 2014: Jokowi-JK Klaim Didukung Arus Bawah Demokrat & Golkar

Calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK) mengklaim Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendapat dukungan dari sebagian elite dan arus bawah dua partai politik besar Indonesia, yakni Partai Demokrat dan Partai Golkar, dalam Pilpres 9 Juli 2014.
Tegar Arief | 02 Juli 2014 14:18 WIB
jusuf kalla - JK

Bisnis.com, JAKARTA - Calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK) mengklaim Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendapat dukungan dari sebagian elite dan arus bawah dua partai politik besar Indonesia, yakni Partai Demokrat dan Partai Golkar, dalam Pilpres 9 Juli 2014.

Partai Golkar maupun Partai Demokrat merupakan pendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Sebagian Partai Demokrat juga ke kita," kata JK, Rabu (2/7/2014).

Dia menjelaskan dukungan yang diberikan Partai Demokrat ke Prabowo-Hatta dilakukan lantaran Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekjen Partai Demokrat adalah menantu dari Hatta.

Sementara di sisi lain, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mengatakan secara pribadi mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Sehingga dukungan Demokrat kepada Prabowo-Hatta tidak bulat.

"Bagaimana pun Ibas menantu dari Pak Hatta. Kita nggak yakin itu pernyataan resmi  Demokrat. SBY sebagai negarawan tetap netral," ujarnya.

Sejauh ini ada beberapa elite Partai Demokrat yang mendukung Jokowi-JK a.l. Ruhut Sitompul, Hayono Isman.

Sementara dukungan dari kader Partai Golkar tak perlu dikhawatirkan. Meskipun tidak diusung langsung oleh Partai Golkar sebagai cawapres, namun JK pernah menjabat sebagai ketua umum partai tersebut.

Beberapa kader Partai Golkar yang berada di gerbong JK pun membelot dari keputusan partai a.l. Poempida Hidayatullah, Indra J. Piliang, Agus Gumiwang dan sejumlah elit Golkar lainnya.

Tak hanya itu, JK bahkan mengklaim mendapat dukungan besar dari para kader Partai Golkar di tingkat bawah.

Tag : Jokowi-JK
Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top