MENUJU PILPRES 2014: JK Nilai Orde Baru Masa Lalu Bangsa

Calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK) berjanji tidak akan menggunakan seluruh atribut dan memori orde baru untuk kepentingan kampanye Pemilu Presiden 2014.
Tegar Arief | 02 Juli 2014 14:01 WIB
jokowi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK) berjanji tidak akan menggunakan seluruh atribut dan memori orde baru untuk kepentingan kampanye Pemilu Presiden 2014.

JK mencontohkan penggunaan banya istilah yang mengingatkan masyarakat terhadap mantan Presiden Soeharto maupun berbagai retorika ketegasan khas orde baru.

"Pak Soeharto hebat di zamannya, tapi tidak sekarang. Sekarang zamannya Jokowi," kata JK, Rabu (2/7/2014).

Menurutnya, orde baru dengan gaya tegas dan berwibawa serta cenderung otoriter adalah masa lalu bangsa.

Sikap seperti itu tidak bisa diterapkan di era modern seperti saat ini.

"Tahun sebelumnya otoriter, sekarang demokratis. Anda nggak mungkin mengcopy orba ke 2014 ini, itu merusak. Kalau anda otoriter, akan dilawan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi-JK

Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top