Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hendropriyono Dikaitkan Kasus Munir, Ini Tanggapan Jokowi

Kasus penculikan dan pembunuhan aktivis tidak hanya menjadi isu yang menyerang Capres Prabowo Subianto. Kubu Capres Joko Widodo (Jokowi) pun ikut terkena isu tersebut.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 09 Juni 2014  |  19:49 WIB
Hendropriyono Dikaitkan Kasus Munir, Ini Tanggapan Jokowi
Capres Joko Widodo atau Jokowi (tiga kiri) bersama sejumlah Purnawirawan TNI/Polri Jenderal (Purn) A M Hendropriyono (kiri), Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan (dua kiri), Ketua Umum Partai Hanura Jenderal (Purn) Wiranto (empat kiri), Marsekal TNI (Purn) Sutria Tubagus (dua kanan) dan Jenderal Pol (Purn.) Da'i Bachtiar (kanan) menghadiri Silaturahmi Keluarga Besar Purnawirawan Perwira TNI dan Polri dengan Capres Jokowi di Balai Kartini, Jaksel, Selasa (3/6). - antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus penculikan dan pembunuhan aktivis tidak hanya menjadi isu yang menyerang Capres Prabowo Subianto. Kubu Capres Joko Widodo (Jokowi) pun ikut terkena isu tersebut.

Namun, bukan Jokowi yang diisukan terlibat kasus pembunuhan aktivis. Salah satu anggota Dewan Pengarah Tim Suksesnya lah yang diduga terlibat.

Nama Hendropriyono yang merupakan mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN)  kembali disorot pada masa kampanye pilpres kali ini terkait dengan rencana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi tidak mempermasalahkan masuknya Hendropriyono menjadi Dewan Pengarah Tim Sukses Jokowi-JK, karena dirinya tidak bisa menyeleksi setiap orang yang masuk menjadi tim suksesnya.

"Tidak ada masalah, masak setiap orang yang deket ke saya harus di-screening satu-satu? Enggak bisa dong seperti itu," ucap Jokowi di Media Centre Jokowi-JK, Menteng, Senin (9/6/2014).

Mantan Walikota Kota Solo tersebut menyatakan harus ada bukti dan kejelasan hukum dahulu untuk membuktikan bahwa Hendropriyono terlibat.

"Itu kan urusan hukum, tapi semuanya harus jelas dahulu," pungkasnya.

Untuk diketahui, seorang aktivis HAM Indonesia Munir Said Thalib tewas terbunuh pada 7 September 2004 di pesawat yang sedang terbang dari Jakarta menuju Amsterdam.

Dalam sebuah dokumen yang diterbitkan oleh Tim Pencari Fakta kasus pembunuhan Munir tertulis adanya keterlibatan Kepala BIN saat itu Hendropriyono dalam konspirasi pembunuhan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi capres 2014 hendropriyono
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top