Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jika Jadi Presiden, Ini yang Akan Dilakukan Jokowi Terhadap KPK

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kelak apabila dirinya berhasil menjadi presiden RI periode 2014-2019.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 08 Juni 2014  |  14:58 WIB
Jika Jadi Presiden, Ini yang Akan Dilakukan Jokowi Terhadap KPK
jokowi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kelak apabila dirinya berhasil menjadi presiden RI periode 2014-2019.

Penguatan badan pemberantasan korupsi yang saat ini dipimpin Abraham Samad tersebut akan dilakukan dengan beberapa langkah.

"Kita ingin memperkuat KPK dengan penambahan penyidik juga dengan tambahan regulasi-regulasi yang ada," kata Jokowi sehabis melalukan pertemuan tertutup di Jalan Subang, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2014).

Selain penambahan jumlah penyidik KPK dan regulasi, capres yang berpasangan dengan Jusuf Kalla ini juga akan menambah anggaran negara untuk KPK.

"Penambahan anggaran ya tentu ada, kalau penyidik KPK bertambah otomatis kan juga bertambah," lanjutnya.

Sementara itu, pembahasan Rancangan Undang-Undang Hukum Acara Pidana masih berlangsung di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pemerintah berencana menghentikan pembahasan tersebut apabila rancangan KUHAP melemahkan kewenangan KPK.

Rancangan KUHAP tidak boleh ada yang bertentangan dengan proses pemberantasan korupsi, misalnya diharuskannya penyadapan yang dilakukan KPK dengan izin hakim, dihilangkannya kewenangan penuntutan dari KPK dan pembatasan penyelidikan KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi capres 2014
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top