Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRABOWO VS JOKOWI: Jika Terbukti Ada Pengerahan Babinsa, Bawaslu Surati Panglima TNI

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menindaklanjuti kasus dugaan pengerahan bintara pembina desa (babinsa) yang mengarahkan masyarakat untuk memilih salah satu pasangan kandidat pada Pilpres 9 Juli.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 06 Juni 2014  |  10:00 WIB
PRABOWO VS JOKOWI: Jika Terbukti Ada Pengerahan Babinsa, Bawaslu Surati Panglima TNI
Anggota Bawaslu dari kiri ke kanan: Nelson Simanjuntak, Daniel Zuchron, Ketua Bawaslu Muhammad, Endang Wihdatiningtyas, Nasrullah - bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menindaklanjuti kasus dugaan  pengerahan bintara pembina desa (babinsa) yang mengarahkan masyarakat untuk memilih salah satu pasangan kandidat pada Pilpres 9 Juli.

Anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak mengatakan akan turun langsung untuk mengungkapnya, bahkan menyurati Panglima TNI Jenderal Moeldoko jika ditemukan bukti.

"Ini kan indikasi. Kalau nanti saat turun langsung ada yang kami temukan, maka akan kami surati ke pihak berwenang dalam hal ini tentu Panglima TNI,"katanya kepada wartawan di Gedung Bawaslu, (5/6/2014).

Dia mengatakan belum mendengar secara langsung kabar tersebut. Tetapi dia berjanji untuk menindaklanjuti dengan mengontak pengawas pemilu tingkat lapangan.

"Kita akan coba cek, apakah memang betul. Kita kan punya pengawas Pemilu tingkat lapangan. Mudah-mudahan mereka tidak tidur," tuturnya.

Sebelumnya, ada laporan dari seorang warga Jakarta Pusat yang mengaku didatangi Babinsa. Kabarnya, dalam pendataan tersebut ditanyai apakah si warga akan memilih pasangan Prabowo-Hatta pada pilpres nanti. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu 2014
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top