Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revolusi Mental Dinilai Penting untuk Hadapi MEA 2015

Revolusi mental yang sering disampaikan oleh Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai akan menjadi salah satu program yang penting untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 05 Juni 2014  |  18:39 WIB
Revolusi Mental Dinilai Penting untuk Hadapi MEA 2015
Jokowi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Revolusi mental yang sering disampaikan oleh Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai akan menjadi salah satu program yang penting untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

Menurut salah satu anggota DPR dari Fraksi PDIP Arif Budimanta revolusi mental ala Jokowi dapat membentuk karakter manusia yang akan meningkatkan daya saing Indonesia dalam menghadapi MEA.

"Dengan revolusi mental, sesorang karakternya bisa ditata. Seseorang bisa dididik agar memiliki etos kerja yang tinggi, jujur dalam bekerja, dan tekun. Ini adalah proses untuk meningkatkan daya saing," ucap Arif dalam acara Diskusi Arah Perekenomian Indonesia Dalam Kepimpinan Jokowi - JK, Kamis (5/6/2014).

Sementara itu, Pakar Ekonomi UGM Sri Adiningsih menyatakan investasi utama dan yang paling besar hasilnya adalah investasi ke manusia dengan pendidikan karakter.

Dalam masa MEA, para pencari kerja Indonesia akan bersaing dengan para pencari kerja dari negara-negara Asia Tenggara lain, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

"Kalau tidak mempunyai jiwa pekerja keras dan tekun, gimana mau dapat kerjaan?" Ucap Sri.

Untuk dapat menaikkan daya saing Indonesia, yang menduduki posisi 38 menurut Global Competitiveness Index, hingga setara dengan Singapura, yang menduduki posisi 2, investasi ke manusia dengan pendidikan karakter sangat penting.

"Investasi ke manusia itu enggak bisa ditawar kalau pengen maju. Nantinya di MEA kita bisa bersaing, enggak cuma jadi pasar atau penonton," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi capres 2014
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top