Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILPRES 2014: Tudingan Pakai Fasilitas KPU Oleh Jokowi-JK Tak Terbukti

Anggota Tim Sukses Jokowi-JK Aria Bima memenuhi panggilan Bawaslu untuk dimintai keterangan terkait dugaan penggunaan fasilitas KPU oleh pasangan calon nomor urut 2 tersebut.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 05 Juni 2014  |  16:56 WIB
PILPRES 2014: Tudingan Pakai Fasilitas KPU Oleh Jokowi-JK Tak Terbukti
Pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Anggota Tim Sukses Jokowi-JK Aria Bima memenuhi panggilan Bawaslu untuk dimintai keterangan terkait dugaan penggunaan fasilitas KPU oleh pasangan calon nomor urut 2 tersebut.

Menurutnya, tuduhan tersebut tidak bisa dibuktikan karena fasilitas yang digunakan tidak berasal dari KPU, melainkan milik pribadi.

"Tidak ada penggunaan fasilitas KPU, saya bawa semua barang sendiri. Nyolok listrik di KPU iya," kata Aria di Gedung Bawaslu, Jakarta (5/6/2014).

Dia sempat mempertanyakan aksinya yang hanya sebagai bentuk ekspresi sebagai dugaan pelanggaran. "Saya nyanyi di KPU kok dilaporin," tuturnya.

Aria bahkan mengatakan sudah menjadi 'tim hore' pemenangan mulai dari pemilu masa Mega-Hasyim, Mega-Prabowo hingga Jokowi-JK, dan baru kali ini bernyanyi saat penetapan nomor urut dipermasalahkan.

"Saya ini sudah tiga kali ikut pemilu, nah yang ga boleh heboh itu di dalam gedung. Suporter kita itu di luar. Dengan fasilitas sendiri," katanya.

Dia menambahkan, "Padahal saya gak laporkan yang lain. Di dalam gedung malah nyanyi lagu garuda didadaku, Prabowo harus menang,"

Aria Bima dilaporkan tim sukses Prabowo-Hatta karena diduga melakukan 'curi start' kampanye saat momen penetapan nomor urut capres-cawapres, Minggu (1/6/2014). Dia dituduh menyanyikan lagu yang mengajak orang untuk memilih nomor urut dua dengan menggunakan fasilitas KPU pada saat itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilpres 2014
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top