Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILPRES 2014: Elektabilitas Jokowi Di Wilayah Timur Naik, Efek JK

Kehadiran Jusuf Kalla sebagai cawapres Jokowi mampu menaikkan elektabilitas Jokowi-JK di teritori timur, namun mengurangi jumlah dukungan pasangan ini di teritori barat. Hal tersebut berbanding terbalik dengan elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta yang unggul di teritori barat, namun malah turun di teritori timur.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 04 Juni 2014  |  16:42 WIB
PILPRES 2014: Elektabilitas Jokowi Di Wilayah Timur Naik, Efek JK
Pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) - Antara
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA -- Kehadiran Jusuf Kalla sebagai cawapres Jokowi mampu menaikkan elektabilitas Jokowi-JK di teritori timur, namun mengurangi jumlah dukungan pasangan ini di teritori barat. Hal tersebut berbanding terbalik dengan elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta yang unggul di teritori barat, namun malah turun di teritori timur.
 
Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan antara tanggal 1-9 Mei tersebut menyatakan dukungan Jokowi-JK bertambah dari 37,66% menjadi 42,35% di teritori timur. Di teritori barat, jumlah dukungan berkurang dari 36,12% menjadi 32,97%.
 
Lain halnya dengan efek kehadiran cawapres Hatta Rajasa sebagai pasangan Prabowo Subianto. Hatta mampu menaikan elektabiltas pasangan ini di teritori Barat dari 21,70% menjadi 24,61%. Namun, di teritori timur, elektabilitas pasangan ini turun dari 21% menjadi 15,33%.
 
Sementara itu, efek JK dan Hatta di teritori tengah cenderung stabil. Sebelum menetapkan cawapresnya, Jokowi meraih dukungan sebesar 34,30% . Kini persentase dukungan untuk Jokowi-JK menjadi 34,23%. Dukungan untuk Prabowo Subianto sebelumnya 25,76% , sekarang menjadi 25,92%.
 
Juru Bicara LSI Rully Akbar mengatakan pemilih di Indonesia cenderung masih melihat figur dari tempat dimana dia berasal, sehingga unsur kedekatan ini mampu membuat efek terhadap cawapres kedua kandidat yang mewakili dua wilayah yang berbeda.
 
"Masyarakat masih melihat figur dari kedekatan dengan melihat darimana asalnya, “katanya dalam konferensi pers Pertarungan Wilayah Strategis Dan Efek Cawapres, di Jakarta, (4/6/2014).
 
Seperti yang diketahui, Jusuf Kalla berasal dari provinsi Sulawesi Selatan, sementara itu Hatta Rajasa berasal dari provinsi Sumatra Selatan.
 
 
Adapun klasifikasi tiga teritori oleh LSI tersebut dibagi atas Pulau Sumatra yang mewakili teritori timur, Pulau Jawa, Bali, NTB dan NTT mewakili teritori tengah dan Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Pulau Papua yang mewakili teritori timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi-JK
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top