Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPU Kalbar Usulkan Sistem Pemuktahiran Data ke KPU Pusat

Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat berupaya menawarkan sistem pemuktahiran data Daftar Pemilih Tetap dari Kalbar menjadi acuan bagi KPU provinsi lainnya.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 02 Juni 2014  |  21:56 WIB
KPU Kalbar Usulkan Sistem Pemuktahiran Data ke KPU Pusat
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, PONTIANAK -- Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat berupaya menawarkan sistem pemuktahiran data Daftar Pemilih Tetap dari Kalbar menjadi acuan bagi KPU provinsi lainnya.

Komisioner KPU Kalbar, Firyan Azis mengatakan penyelesaian masalah DPT di Kalbar telah diikuti beberapa provinsi lain supaya bisa dipakai KPU pusat pada pemilihan presiden nanti.

"Kami mengharapkan ada perubahan regulasi sebagai rule model supaya dapat didupilkasi oleh daerah lain. Beberapa provinsi sudah berkomunikasi dan kami memberikan solusi [KPU daerah lain]," kata Firyan kepada Bisnis.com, di Pontianak, Rabu pekan lalu.

Menurut Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Kalbar ini penyelesaian persoalan DPT di Kalbar berlangsung sebelum pemilu legislatif. "Pak Sekda [Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar] mengusulkan itu [rule model] keKPU Pusat," ucapnya.

Firyan menjelaskan pemuktahiran data DPT itu harus bekerjasama dengan Dinas Kependudukan Catatan Sipil. Sehingga, tambahnya, KPU daerah tidak mengumpulkan data pemilih hanya dilakukan oleh KPU semata.

Terpisah, Sekda Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie menginginkan pemuktahiran data DPT KPU Kalbar menjadi regulasi nasional dalam bentuk Keputusan KPU.

"Bawa dong ke KPU jadikan keputusan nasional. Jadi masalah [DPT] tidak rumit lagi. KPU provinsi lain [turut] mendorong KPU pusat," tegasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilpres 2014
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top