Diduga Dukung Prabowo-Hatta, Anggota BPK Ali Masykur Terancam Pidana

Peserta konvensi Demokrat yang juga anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa terancam dijatuhi hukuman atas dugaan dirinya yang menjadi tim pemenangan capres-cawapres Prabowo-Hatta.
Irene Agustine | 02 Juni 2014 16:42 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Peserta konvensi Demokrat yang juga anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa terancam dijatuhi hukuman atas dugaan dirinya yang menjadi tim pemenangan capres-cawapres Prabowo-Hatta.

Pasalnya, Undang-undang 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden menyatakan untuk melarang pimpinan dan anggota BPK menjadi tim kampanye pasangan capres dan cawapres. Jika terbukti, dapat dikenai sanksi pidana.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nasrullah mengatakan Bawaslu akan segera memanggil Ali Masykur untuk dimintai keterangan.

"Bawaslu akan panggil Ali Masykur Musa dan memintai keterangan bagaimana posisi beliau dalam kehadiran di KPU kemarin," ujarnya di Gedung Bawaslu, Jakarta, (2/6/2014).

Menurut Nasrullah, pemanggilan tersebut akan dibahas dalam rapat Bawaslu nanti malam. Untuk sementara, indikasi pelanggaraannya karena ia hadir di KPU kemarin.

"Kita ingin gali secara keseluruhan biar tidak ada fitnah. Untuk apa dia hadir? Ada apa? Seberapa besar peran Ali Masykur? karena dia hadir maka akan kita gali," tuturnya.

Sebelumnya, Ali Masykur sempat 'cuti' dari BPK saat mengikuti konvensi capres Demokrat. Kini, namanya tercatat sebagai salah satu anggota dewan pakar tim kampanye Prabowo-Hatta.

Bawaslu mendapati Ali Masykur hadir saat pengundian nomor urut capres di KPU Minggu (1/6/2014).

Tag : pilpres 2014
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top