SBY Marah Kepada TNI, Ini Tanggapan KSAD Budiman

Menanggapi kemarahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait ajakan pihak tertentu kepada perwira TNI untuk mendukung capres tertentu, Kepala Staff Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman mengatakan kemarahan presiden merupakan teguran bagi TNI AD.
Nadya Kurnia | 02 Juni 2014 16:40 WIB
Ilustrasi - Antara

 

Bisnis.com, JAKARTA - Menanggapi kemarahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait ajakan pihak tertentu kepada perwira TNI untuk mendukung capres tertentu, Kepala Staff Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman mengatakan kemarahan presiden merupakan teguran bagi TNI AD.

"Tadi ada teguran dari Pak SBY tentang adanya indikasi ajakan kepada perwira TNI. Tanggapan saya sebagai Kasad, ini merupakan introspeksi bagi kami TNI AD," katanya kepada wartawan saat ditemui di Mabes TNI AD, Senin (2/6/2014).

Namun, Budiman tetap mengklaim bahwa selama ini anggota TNI AD telah menunaikan kenetralitasannya dengan baik. Dia pun menjamin hal tersebut karena TNI AD memiliki kehormatan dan tanggung jawab kepada rakyat.

Meskipun begitu, apabila memang perwira TNI AD yang terbukti telah melanggar kenetralitasannya dengan mendukung capres tertentu, Budiman mengatakan pihaknya tentu akan memberikan sanksi yang sesuai.

"Sikap netralitas itu kita sudah keluarkan peraturannya. Apabila nyata melanggar, apalagi sampai tindak pidana, dia bisa saja dipecat. Tapi kalau tidak, tentunya ada peraturan yang diberlakukan," tambahnya.

Sebelumnya, di Kementerian Pertahanan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan rasa marahnya terhadap ajakan pihak tertentu kepada para perwira TNI dan Polri untuk mendukung capres tertentu. Menurutnya, ajakan tersebut telah dikonfirmasi kebenarannya.

Dia mengatakan ajakan tersebut tak hanya soal mendukung capres tertentu, tapi juga ajakan untuk mengabaikan perintah presiden dan mencari presiden baru yang lebih baik dari dirinya.

Untuk itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau para prajurit TNI dan anggota kepolisian agar segera menyampaikan pengunduran diri kepada atasannya masing-masing apabila ingin mendukung capres tertentu.

Tag : tni ad
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top