PILPRES 2014: Tim Prabowo-Hatta Minta Kubu Jokowi-JK Taat Aturan

Menanggapi dugaan pelanggaran jadwal kampanye yang dilakukan Jokowi di Gedung KPU, Minggu (1/6/2014), pihak Prabowo-Hatta meminta Jokowi dan tim kampanyenya untuk memberikan contoh yang baik dalam pelaksanaan pemilu.
Irene Agustine | 02 Juni 2014 14:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Menanggapi dugaan pelanggaran jadwal kampanye yang dilakukan Jokowi di Gedung KPU, Minggu (1/6/2014), pihak Prabowo-Hatta meminta Jokowi dan tim kampanyenya untuk memberikan contoh yang baik dalam pelaksanaan pemilu.

Hal tersebut disampaikan juru bicara tim advokasi Prabowo-Hatta Habiburokhman di Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (2/6/2014).

"Kepada Jokowi dan tim kampanyenya, kami menyerukan untuk memberi contoh yang baik dengan senantiasa mengedepankan sikap santun, taat azas dan tidak melanggar aturan," katanya kepada wartawan.

Dia menambahkan, "Mencari dukungan adalah hal yang wajar-wajar saja, namun kita semua memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga pilpres berada dalam iklim kondusif sehingga rakyat bisa benar-benar menikmati pesta demokrasi ini,"

Pihak Prabowo-Hatta menuding Jokowi dan tim kampanyenya melakukan pelanggaran jadwal kampanye dan melontarkan nyanyian yang berlirik mengajak masyarakat untuk memilih nomor urut 2.

Menurutnya, Jokowi dan tim kampanyenya dapat dijerat pasal 213 dan pasal 41 huruf h dalam UU nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilu presiden.

Ancamannya dapat berupa pidana paling singkat 3 bulan penjara atau denda paling sedikit 3juta rupiah.

Tag : pilpres 2014
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top