KRISIS THAILAND: Aksi Protes Berlanjut, Ribuan Tentara Penuhi Pusat Kota

Junta militer Thailand mengerahkan ribuan tentara ke pusat kota Bangkok kemarin guna menghadapi aksi protes yang menentang kudeta 22 Mei atau dua hari setelah Kepala Angkatan Besenjata Jenderal Prayuth Chan-Ocha meminta seluruh rakyat untuk bersatu.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 Juni 2014  |  10:13 WIB
KRISIS THAILAND: Aksi Protes Berlanjut, Ribuan Tentara Penuhi Pusat Kota
Prayuth Chan-ocha, Panglima Angkatan Bersenjata Thailand. - reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Junta militer Thailand mengerahkan ribuan tentara ke pusat kota Bangkok kemarin guna menghadapi aksi protes yang menentang kudeta 22 Mei atau dua hari setelah Kepala Angkatan Besenjata Jenderal Prayuth Chan-Ocha meminta seluruh rakyat untuk bersatu.

Pihak militer memblokir sejumlah jalan dan menghentikan layanan kereta api di kawasan bisnis Ratchaprasong. Mereka memaksa pelaku aksi protes pindah ke dekat pusat ritel di kawasan Sukhumvit Road, salah satu tempat wisata paling populer di kota tersebut.

Ratusan demonstran bertahan di jalan layang luar mal Terminal 21 sambil meneriakkan demokrasi dalam bahasa Inggris dan bahasa Thailand. Mereka terlihat membawa spanduk betuliskan ‘Junta, get out’ and ‘No coup’.

Sementara itu, tentara menyanyikan lagu-lagu patriotik dari kendaraan mereka sebelum menutup mal dan sebuah stasiun kereta api yang menyatu dengan bangunan tersebut.

Layanan jasa kereta api kembali normal setelah pukul 03.30 waktu setempat, menurut operator alat transportasi massal tersebut sebagaimana dikutip Bloomberg, Senin (2/5/2014).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
thailand, militer

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup