Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Kader Golkar Membelot Ke Jokowi-JK

Nama Luhut Panjaitan, Agung Gumiwang, Poempida Hidayatullah dan Nusron Wahid belakangan santer diberitakan lantaran tidak mengikuti keputusan Partai Golkar yang mendukung Prabowo-Hatta dalam Pilpres 9 Juli.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 27 Mei 2014  |  18:22 WIB
Ini Alasan Kader Golkar Membelot Ke Jokowi-JK
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Nama Luhut Panjaitan, Agung Gumiwang, Poempida Hidayatullah dan Nusron Wahid belakangan santer diberitakan lantaran tidak mengikuti keputusan Partai Golkar yang mendukung Prabowo-Hatta dalam Pilpres 9 Juli.

Menurut Poempida, langkahnya mendukung Jokowi-JK tidak salah, karena kedua pasangan ini adalah yang terbaik dari pilihan yang ada. Ditambah ada sosok Kalla yang memiliki pengalaman sebagai wakil presiden, sehingga tak diragukan kapabilitasnya.

“Kalla itu kader terbaik Golkar, saya ke kubu ini bukan karena Jokowi saja, tapi ada Pak Kalla yang sudah saya anggap seperti ayah sendiri. Pilihan ini yang terbaik dari yang ada,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, (27/5/2014).

Dia mengatakan bahwa sebelumnya sudah menyarankan Golkar untuk mendukung penuh JK sebagai cawapres Jokowi, sebelum Ketua Umum Aburizal Bakrie memutuskan untuk berkoalisi dengan Prabowo-Hatta.

“Sejak sebelum Rapimnas sudah saya sarankan, karena indikasi pasangan Jokowi dan JK yang diusung semakin menguat,”katanya.

Namun, Poempida mengatakan tidak akan meninggalkan Golkar. Dia akan tetap berada di Golkar akrena sesuai dengan platform perjuangannya secara politik.

“Golkar adalah partai yang saya pilih sesuai dengan platform perjuangan secara politik. Dan saya menganut azas 1 hidup 1 partai saja. Saya akan tetap di Golkar apapun yang terjadi,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu 2014 pilpres 2014
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top