Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PiILPRES 2014: Bawaslu Sarankan Ada Panitia Pengawas Pemilu di Setiap TPS

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nasrullah menyarankan pemerintah untuk menyediakan Petugas Pengawas Pemilu dalam setiap Tempat pemungutan Suara (TPS) di seluruh Indonesia pada Pilpres 9 Juli.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 26 Mei 2014  |  19:57 WIB
PiILPRES 2014: Bawaslu Sarankan Ada Panitia Pengawas Pemilu di Setiap TPS
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nasrullah menyarankan pemerintah untuk menyediakan Petugas Pengawas Pemilu dalam setiap Tempat pemungutan Suara (TPS) di seluruh Indonesia pada Pilpres 9 Juli.

Hal tersebut menurutnya akan membuat pengawasan pelaksanaan pemilu menjadi maksimal, sehingga pelanggaran administratif dapat diredam.

“Lebih baik pengawas pemilu yang dibiayai negara ada disetiap TPS, sehingga berita acara dari tiap-tiap TPS akurat dan terhindar dari berbagai kecurangan,” katanya di Jakarta, (26/5/2014).

Sehingga, kasus pelanggaran yang terjadi pada Pemilu Legislatif lalu tidak ditemui lagi dalam pilpres. Maka, dia mengatakan sangat mungkin dibuat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk mengadakan kebijakan ini.

“Ya, bisa dibuat Perppu, kami akan coba mengakomodir untuk pembentukan pengawas pemilu demi pemilu yang lebih baik,”katanya.

Gagasan ini dimunculkan lantaran pada pemilu legislatif lalu ditemukan sebanyak 7450 pelanggaran. Adapun pelanggaran yang banyak terjadi adalah pelanggaran administratif sebanyak 7256 kasus, pelanggaran pidana sebanyak 156 kasus dan pelanggaran etik sebanyak 38 kasus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu 2014
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top