Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JOKOWI-JK: Dahlan Iskan Selesaikan Dulu Masalah 'Outsourcing' di BUMN

Menteri BUMN Dahlan Iskan diminta membenahi masalah outsourcing di BUMN jika serius memberikan dukungannya kepada Jusuf Kalla pada Pilpres 2014.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 25 Mei 2014  |  22:40 WIB
JOKOWI-JK: Dahlan Iskan Selesaikan Dulu Masalah 'Outsourcing' di BUMN
Dahlan Iskan, Pemenang Konvensi Capres Partai Demokrat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan diminta membenahi masalah outsourcing di BUMN jika serius memberikan dukungannya kepada Jusuf Kalla pada Pilpres 2014.

Poempida Hidayatullah, Juru bicara Cawapres JK mengapresiasi dukungan DI kepada Jokowi-JK. Namun, namun masalah OS di BUMN tidak boleh dianggap sebagai isu sepele.

"Saya melihat bahwa jika masalah OS di BUMN ini tidak dapat diselesaikan oleh DI, tidak hanya DI gagal sebagai Menteri BUMN, tetapi juga akan mewarisi beban permasalahan bagi pemerintahan berikutnya," ucapnya melalui keterangan yang diterima Bisnis, Minggu (25/5/2014).

Semestinya, imbuhnya, DI sebagai Menteri BUMN memberikan perhatian khusus dan fokus kerja untuk menyelesaikan persoalan OS di BUMN.

Menurutnya, DI sebenarnya dapat meminta Presiden mengeluarkan keputusan hukum dalam bentuk Intruksi Presiden (Inpres) dalam konteks menyelesaikan masalah OS di BUMN secara totalitas.

Namun, katanya, DI sampai saat ini tidak mempunyai keinginan serius dalam menyelesaikan masalah OS di BUMN yang menyebabkan nasib ratusan ribu pekerja OS menjadi tidak jelas.

"Jika memang DI serius dalam mendukung Jokowi-JK, selesaikanlah masalah OS BUMN ini," ucap Poempida yang juga anggota Komisi IX DPR RI ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

capres 2014 jokowi capres 2014
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top