Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SBY Pesan Lebih Baik Capres Gencarkan Visi & Misi daripada Kampanye Hitam

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik kompetisi antara bakal kandidat capres-cawapres Jokowi-JK dan Prabowo Hatta yang menurutnya semakin keras dan sering melebihi kepatutan.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 25 Mei 2014  |  12:13 WIB
SBY Pesan Lebih Baik Capres Gencarkan Visi & Misi daripada Kampanye Hitam
Presiden SBY. Capres lebih baik gencarkan visi & misi daripada kampanye hitam - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik kompetisi antara bakal kandidat capres-cawapres Jokowi-JK dan Prabowo Hatta yang menurutnya semakin keras dan sering melebihi kepatutan.

Hal tersebut disampaikan dalam akun twitternya @SBYudhoyono.

“Saya mengikuti, kompetisi antar Tim Pendukung Capres makin keras dan sering melebihi kepatutannya. Hal begitu menurut saya kurang baik,” kicaunya, Minggu (25/5/201`4)

SBY juga mengatakan bahwa kedua pasang kandidat lebih baik menyampaikan visi-misi dan program kerja yang akan mereka lakukan setelah terpilih nanti kepada masyarakat, daripada saling menghancurkan dengan kampanye hitam.

“Saya tidak menginginkan jika kompetisi Pilpres berlangsung kasar, saling menghancurkan, dan disertai dengan kampanye hitam,” katanya.

“Mestinya para Capres rajin sampaikan visi, misi dan solusinya kepada rakyat,” tambahnya.

Maka, menurutnya berlangsungnya Pilpres 9 Juli nanti harus tetap berpegangan pada etika politik.

“Politik memang tentang kekuasaan. Politik juga tentang siasat. Tetapi tetaplah ada etikanya. Juga tidak melebihi kepatutannya. Itulah yang disukai rakyat,” kata SBY.

Dia juga menghimbau kedua pasang kandidat untuk tidak menjadikan kemenangan dalam pilpres nanti sebagai tujuan akhir.

“Terpilih menjadi Presiden bukanlah tujuan akhir. Tujuan utamanya pimpin negara dan jalankan pemerintahan. Yang sangat tidak mudah,”tutupnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu 2014
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top