Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILEG 2014: Marak Kecurangan, Komisi II Akan Panggil KPU dan Bawaslu

Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan akan memanggil pihak penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 12 Mei 2014  |  13:53 WIB
PILEG 2014: Marak Kecurangan, Komisi II Akan Panggil KPU dan Bawaslu
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan akan memanggil pihak penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Agun menjelaskan pemanggilan itu dilakukan untuk meminta penjelasan dari KPU dan Bawaslu terkait maraknya kecurangan dan penyelewengan yang terjadi selama Pileg 2014.

"Sebelum pilpres, kita akan panggil KPU dan Bawaslu, ada sejumlah masukan juga agar dilakukan pergantian terhadap petugas KPU dan Bawaslu tingkat daerah," kata Agun ketika dijumpai usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/5/2014).

Menurutnya, wacana pergantian itu dilakukan karena sejumlah petugas KPU dan Bawaslu ditingkat daerah yang melakukan pelanggaran dan terlibat penyelewengan.

Agun menegaskan pihaknya tidak hanya akan bertindak tegas kepada petugas KPU dan Bawaslu tingkat daerah melainkan juga akan menindak tegas anggota KPU dan Bawaslu yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Kami juga akan mengusulkan dilakukan pergantian kalau ada komisioner KPU dan Bawaslu yang terbukti melakukan penyelewengan," ujarnya.

Dia memastikan bahwa pergantian petugas KPU dan Bawaslu di tingkat daerah maupun pusat yang terlibat penyelewengan tidak akan mengganggu pelaksanaan Pilpres 9 Juli mendatang.

"Tidak akan mengganggu jalannya proses Pilpres, karena hal ini juga dilakukan demi kelancaran Pilpres dan mencegah kecurangan-kecurangan yang terjadi pada Pileg terulang di Pilpres," jelasnya.

Sebebelumnya, Anggota DPR Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Nudirman Munir mendesak Komisi II DPR untuk memanggil penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk dimintai keterangan terkait maraknya kecurangan pada Pileg 2014.

"Komisi II perlu mengawasi dan menanyakan langsung terkait penyelenggaraan Pemilu ini, dan Komisi III akan melihat dari sisi hukumnya," kata Nudirman.

Dia juga mengaku kecewa dengan sikap Bawaslu yang cenderung membiarkan sejumlah kecurangan terjadi di berbagai daerah.

"Bawaslu dan pihak yang bertanggung jawab sepertinya membiarkan saja kasus penyelewengan ini terjadi," ujarnya.

Menurut Agun, Bawaslu sebagai pihak yang berwenang, memiliki kewajiban untuk menindaklanjuti penyelewengan tersebut dan memberikan sanksi tegas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pileg 2014
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top