Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tindak Pidana Pemilu: Ratusan Caleg dan Simpatisan Parpol Jadi Tersangka

Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia telah menetapkan 127 calon legislatif dan simpatisan partai politik sebagai tersangka dalam 117 kasus tindak pidana pemilu yang ditangani polisi.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 29 April 2014  |  19:45 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia telah menetapkan 127 calon legislatif dan simpatisan partai politik sebagai tersangka dalam 117 kasus tindak pidana pemilu yang ditangani polisi.

Selama masa kampanye hingga pemungutan suara usai dan perhitungan suara berlangsung, Polri menerima 117 laporan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengenai pelanggaran yang memiliki unsur tindak pidana di dalamnya.

"Dari kasus-kasus tersebut, tersangka yang ditetapkan sebanyak 127 orang. Yang jelas mereka ada yang caleg dan simpatisan," jelas Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol. Agus Rianto, Selasa (29/4/2014).

Menurut Agus, dari para tersangka yang telah ditetapkan oleh polisi, di antaranya bahkan ada beberapa pejabat pemerintahan yang diduga telah melakukan pelanggaran pemilu.

Pelanggaran berunsur pidana yang telah dilaporkan kepada polisi antara lain berupa pemalsuan dokumen ijazah, kampanye di luar jadwal, kampanye dengan fasilitas pemerintahan, dan money politics.

Dari 117 kasus yang dilaporkan, sebanyak 59 kasus berada dalam proses penyidikan, 42 kasus dianggap telah selesai, dan 15 dihentikan.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, pelaporan pelanggaran ditemukan hampir di seluruh Polda di Indonesia. Sampai saat ini, wilayah yang tak ditemukan adanya laporan pelanggaran pemilu adalah DKI Jakarta dan Sumatra.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu 2014
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top