Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bawaslu Desak Rekapitulasi Suara di Provinsi Lampung Dihentikan

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nasrullah menyatakan pihaknya memberikan rekomendasi untuk menghentikan rekapitulasi suara yang dilakukan di Provinsi Lampung.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 29 April 2014  |  03:25 WIB
 Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nasrullah menyatakan pihaknya memberikan rekomendasi untuk menghentikan rekapitulasi suara yang dilakukan di Provinsi Lampung.

"Kami menilai ada perbandingan yang tidak sinkron antara daftar pemilih tetap yang disampaikan dengan kenyatannya, sehingga kami rekomendasikan agar KPU (Komisi Pemilihan Umum) memperbaiki terlebih dulu administrasinya," kata Nasrullah seperti dikutip pada situs resmi Bawaslu, Senin (28/4/2014).

Menurutnya, ada perbedaan terkait jumlah penghitungan suara dengan jumlah DPT yang ada. Hal itu diduga karena adanya kekeliruan yang dilakukan oleh KPU dan jajarannya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Husni Kamil Manik mengakui adanyabekeliruan, dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kesalahan administrasi.

Pihak KPU sudah mengakui adanya kesalahan tersebut, dan merupakan kesalahan administrasi. Ini akan segera kami perbaiki, dan rekomendasi untuk ditunda kami terima, kata Ketua KPU Husni Kamil Manik.

Selain di Lampung, kesalahan dalam penjumlahan dan pencatatan pada rekapitulasi hasil penghitungan suara nasional Pemilu 2014, juga terjadi di Provinsi Jambi, Banten, dan Lampung. Ditambah KPU Lampung, maka ada 4 provinsi yang penghitungannya bermasalah dan ditunda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawaslu
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top