Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hamzah Haz Sebut PPP Berpeluang kerja sama dengan PDIP

Juru Bicara (jubir) PDIP Eva Kusuma Sundari membantah kabar bahwa pertemuan PDIP untuk menggagalkan rencana koalisi PPP dengan Partai Gerindra.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 28 April 2014  |  16:30 WIB
Logo Partai Persatuan Pembangunan. Berpeluang kerja sama dengan PDIP - JIBI
Logo Partai Persatuan Pembangunan. Berpeluang kerja sama dengan PDIP - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Juru Bicara  PDIP Eva Kusuma Sundari membantah kabar bahwa  pertemuan PDIP untuk menggagalkan rencana koalisi PPP dengan Partai Gerindra.

Meskipun demikian, Eva mengaku pihaknya berharap pertemuan ini dapat mempererat hubungan antara kedua elite partai yang dulu pernah terjalin.

"Pertemuan itu untuk mendiskusikan sejumlah hal, syukur-syukur kalau hubungan lama itu bisa terjalin kembali," ujarnya, Senin (28/4/2014)

Dalam konferensi pers seusai mengadakan pertemuan dengan Mega, Hamzah Haz yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pembina PPP mengaku telah membicarakan persoalan politik dengan putri Presiden Soekarno tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Hamzah menyatakan tidak menutup kemungkinan kerjasama antara PDIP dan PPP dapat terjalin kembali.

"Ibu [Megawati] tadi menyampaikan tidak ada istilah koalisi, tapi kerjasama, tidak menutup kemungkinan dapat terjadi kembali, tetapi kami masih menunggu hasil penghitungan resmi yang dilakukan KPU (Komisi Pemilihan Umum)," kata Hamzah.

PPP, lanjutnya, sudah pernah menjalin kerjasama dengan PDIP, jadi besar kemungkinan kerjasama tersebut dapat terjalin kembali pada Pilpres 2014 ini.

Seperti diketahui, PPP pernah menjalin kerjasama dengan PDIP pada tahun 2001 lalu. Saat itu, Megawati terpilih sebagai Presiden RI dengan didampingi oleh Hamzah Haz sebagai Wakil Presiden RI.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

koalisi partai
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top