Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tutup Konvensi Demokrat, SBY Minta Para Capres Debatkan Ide

Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta para calon presiden untuk membuka ruang sebesar mungkin untuk perdebatan ide agar rakyat tidak salah memilih presiden.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 27 April 2014  |  18:56 WIB
SBY  - Bisnis
SBY - Bisnis

BIsnis . com, JAKARTA - Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta para calon presiden untuk membuka ruang sebesar mungkin untuk perdebatan ide  agar rakyat tidak salah memilih presiden.

SBY mengharapkan rakyat bisa mengenal baik dan memahami solusi yang ditawarkan seluruh calon presiden yang maju dalam pemilihan presiden Juli nanti.

“Berbahaya bagi kehidupan bangsa Indonesia yang menginginkan masa depan baik ketika tidak tahu persis capresnya. Memilih pemimpin bangsa jangan seperti memilih kucing di dalam karung,” katanya dalam acara Debat Konvensi Capres Demokrat, Minggu (27/4/2014).

Harapan itu, jelas Yudhoyono, yang menjadi alasan Demokrat menggelar konvensi capres yang diikuti oleh 11 orang dari internal dan eksternal partai Demokrat.

SBY memaparkan debat di Jakarta adalah tahapan terakhir konvensi yang telah berlangsung sejak September tersebut. Proses konvensi kemudian akan dilanjutkan melalui jejak pendapat di seluruh Indonesia atas pandangan rakyat terhadap kesebelas peserta konvensi.

Hasil survei tersebut kemudian akan dijadikan acuan bagi Majelis Tinggi Demokrat yang dipimpin oleh SBY untuk menentukan pemenangan konvensi capres Demokat.

“Yang pilih bukan SBY, atau Majelis Tinggi, tapi rakyat sebelum pemilihan presiden dilakukan. Mari kita ikuti proses ini dengan sbaik-baiknya,” kata Yudhoyono.

Ketua Panitia Konvensi Demokrat Maftuh Basyuni memuji keputusan Demokrat untuk melanjutkan konvensi meski hasil pemilu legislatif partai tersebut tidak sesuai harapan.

Dia mengatakan perhitungan politik tidak bisa dibatasi oleh perhitungan matematika saja, banyak hal di luar logika angka yang bisa terjadi dalam politik.

“Sejarah membuktikan pemilu (1999) Demokrat yang memimpin negeri ini. (Partai) Ibu Megawati (PDI-P) menang tapi harus mengalami kekecewaan,” katanya.

Maftuh memaparkan hasil konvensi Demokrat akan diumumkan paling lambat pada 15 Mei 2014 atau pada hari pertama KPU membuka pendaftaran bagi pasangan yang akan mengikuti pemilu presiden.

Dahlan Iskan, salah satu peserta konvensi, menyatakan siap untuk maju dalam posisi apapun mewakili partai Demokrat dan menjaga warisan kebijakan pemerintahan SBY dalam masa pemerintahan selanjutnya.

”Pak SBY yang akan memutuskan, saya siap jadi calon presiden, saya siap jadi calon wakil presiden, saya siap tidak jadi apapun,” kata Dahlan.

Peserta lainnya, Anies Baswedan mengatakan konvensi Demokrat merupakan cerminan tradisi dari pendiri bangsa yang harus diteruskan. Konvensi, menurut dia, merupakan sistem yang memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk ikut dalam proses politik.

“Republik (Indonesia) ini didirikan oleh kaum pemberani dan terdidik yang memilih sistem yang sejajar bagi siapa saja, siapa saja bisa jadi apa saja. Konvensi ini meneruskan tradisi tersebut” kata Anies.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby capres 2014 konvensi demokrat
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top