Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILPRES 2014: Mega-Jokowi Finalisasi Nama Cawapres, Jumat Diumumkan

Megawai Soekarnoputri dan capres yang diusung PDIP yaitu Joko Widodo atau Jokowi telah melakukan diskusi internal untuk membahas nama yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2014.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 24 April 2014  |  18:17 WIB
Ilustrasi/Megawati dan Jokowi finalisasi nama cawapres.
Ilustrasi/Megawati dan Jokowi finalisasi nama cawapres.

Bisnis.com, JAKARTA -- Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengakui pihaknya telah melakukan finalisasi terkait nama cawapres dan akan segera mengumumkannya dalam waktu dekat.

Eva mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawai Soekarnoputri dan capres yang diusung PDIP yaitu Joko Widodo atau Jokowi telah melakukan diskusi internal untuk membahas nama yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2014.

"Bu Mega dan Jokowi sangat intensif melakukan pembicaraan untuk melakukan finalisasi pada satu nama," kata Eva ketika dijumpai dalam acara peluncuran buku Jalan Kemandirian Bangsa di Megawati Institute, Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Di tempat terpisah, Wakil Sekjen DPP PDIP, Ahmad Basarah menyebutkan nama cawapres akan diumumkan pada hari Jumat.

"Sebelumnya pengumuman capres pada hari Jumat, sekarang pengumuman cawapres juga akan dilakukan pada hari Jumat," ujar Ahmad.

Menurutnya, hari Jumat dipilih sebagai waktu yang tepat untuk mengumumkan nama cawapres karena mengikuti langkah proklamator Indonesia yaitu Soekarno dan Mohammad  Hatta yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat.

"Kita menyebutnya Jumat suci, sebab kalau Jumat keramat itu milik yang di Kuningan (KPK)," ucap Ahmad.

Namun, Ahmad Basarah yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV ini menolak untuk menyebutkan kapan tepatnya Megawati akan mengumumkan nama cawapres.

Meskipun demikian, Basarah mengungkapkan ada informasi di internal PDIP mengenai rencana Mega mengunjungi makam mantan Presiden RI, Soekarno di Blitar, Jawa Timur, sebelum mengumumkan nama cawapres.

"Silakan setiap hari Jumat menunggu pengumuman cawapresnya, seperti kronologi proklamasi dan pencapresan, bisa jadi Jumat besok atau Jumat minggu depan," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengatakan PDIP telah mempertimbangkan sejumlah figur dengan latar belakang politik atau militer.

Sebelumnya beredar kabar bahwa nama cawapres telah mengerucut pada 2 nama, yaitu mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dan Ryamizard Ryacudu yang merupakan mantan Kepala Staf Angkatan Darat sekaligus Menantu mantan Wakil Presiden Try Sutrisno.

"Semua kandidat yang disebutkan oleh media punya peluang yang sama," ungkap Ahmad.

Menerutnya, kedua nama tersebut memiliki kelebihannya masing-masing.

JK memiliki pengalaman politik sebab pernah menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Selain itu, JK juga memiliki pengalaman dalam hal pemerintahan, sebab pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2004 lalu.

Sementara itu, Ryamizard juga dianggap memiliki peluang yang sama.

Menurut Ahmad, Ryamizard dengan latar belakang militer memiliki track record yang baik.

"Ryamizard nasionalismenya tinggi, dia jenderal yang tidak pernah kena kasus pelanggaran HAM dan tidak pernah dipecat secara tidak hormat."

Kriteria cawapres yang paling tepat untuk mendampingi Jokowi, lanjut Ahmad, adalah tokoh yang bisa meningkatkan elektabilitas Jokowi, dan orang tersebut harus bebas dari dugaan kasus hukum atau korupsi.

"Kami ingin memiliki pemimpin yang bersih, jadi kebijakannya tidak tersandera oleh kasus-kasus hukum yang dapat merusak kewibawaan," ujar Ahmad.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilpres 2014
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top