Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILPRES 2014: Relawan Pemenangan Pilpres Kumpul di Rumah Jokowi Malam Ini

Capres PDI-P Joko Widodo gencar menemui relawan pemenangan pilpres yang akan berlangsung 9 Juli 2014 mendatang.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 22 April 2014  |  21:41 WIB
Capres PDIP Jokowi Usai Pencoblosan - Malam ini relawan kumpul di rumah dinas Jokowi - Bisnis.com
Capres PDIP Jokowi Usai Pencoblosan - Malam ini relawan kumpul di rumah dinas Jokowi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Capres PDI-P Joko Widodo gencar menemui relawan pemenangan pilpres yang akan berlangsung 9 Juli 2014 mendatang.

Malam ini sejumlah relawan berkumpul di rumah dinas Gubernur DKI Jl Taman Suropati Menteng Jakarta Pusat.

Pantauan Bisnis.com, relawan yang sowan di rumah Jokowi antara lain rombongan Seknas Jokowi dan Pro Jokowi (ProJo). Yang hadir, Presedium Seknas Jokowi Semmy Pangerapan didampingi Sekjen Seknas Dono Prasetyo dan Presedium Seknas Muda Jokowi Ajianto Dwi Nugroho.

Sebelum masuk ke rumah Jokowi, rombongan relawan itu berdiri di antara kegelapan halaman rumah dinas gubernur. Tidak ada satupun yang bersedia memberikan keterangan. "Nanti ya," ujar Sekjen Seknas Jokowi, Dono, Selasa (22/4/2014) malam.

Pada hari sebelumnya, Jokowi juga menemui relawan sekaligus meluncurkan Rumah Koalisi Indonesia Hebat di rumah pengusaha Mooryati Soedibyo di Menteng Jakarta Pusat. Dia mengajak para relawan bekerja keras tidak untuk Jokowi tetapi untuk perubahan bangsa dan negara.

Di hadapan puluhan relawan ketika di rumah Mooryati dia bercerita, seorang pemimpin bisa berhasil menjalankan programnya asal mendapat kepercayaan dari masyarakat. Salah satu bekal yang bisa jadi andalan Jokowi ketika menertibkan pasar Tanah Abang Jakarta Pusat.

Awalnya banyak yang melarang Jokowi menertibkan pasar tekstil paling gede di Indonesia tersebut, katanya banyak konflik, kepentingan, politis dan banyak yang backing, dan menakuti Jokowi. Intinya dipersepsikan bahwa menata Tanah Abang adalah pekerjaan yang sulit dilakukan.

Namun, dalam kurun waktu 1,5 bulan memetakan disitu, Jokowi berhasil mengetahui siapa premannya, PKL nya, politisi di belakangnya. Setalah tahu hal itu, Jokowi ingin turun langsung ke Tanah Abang, tapi lagi-lagi dicegah oleh polisi demi alasan keamanan.

Tapi setelah nekat turun ke lapangan, Jokowi mendapat sambutan dari pedagang. Bahkan preman yang bertato ikut salaman. Hingga sekarang puluhan kali blusukan di Tanah Abang tidak ada masalah.

"Jadi pertama, butuh keberanian untuk mengambil resiko. Kedua, yang paling penting adalah kenapa kita berani memutuskan itu karena di bawah percaya, ada trust kepada pemimpinnya," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi capres 2014
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top