Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CAPRES 2014: 'Jangan Menakuti Jokowi Dengan Demo'

Sebulan terakhir ini halaman pagar kantor Balaikota DKI Jakarta ramai dijadikan arena unjuk rasa baik dari kalangan aktivis, buruh, masyarakat umum hingga kaum ibu-ibu dan anak.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 21 April 2014  |  21:51 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Sebulan terakhir ini halaman pagar kantor Balaikota DKI Jakarta ramai dijadikan arena unjuk rasa baik dari kalangan aktivis, buruh, masyarakat umum hingga kaum ibu-ibu dan anak.

Bahkan H-1 menjelang Pileg pun masih ada yang demonstrasi. Tuntutan mereka macam-macam, dari kenaikan Upah Minimum Sektoral Provinsi, bus karatan sampai dengan meminta Jokowi mundur dari bursa capres agar tetap menjadi Gubernurnya Ibu Kota.

Sayangnya upaya mengerahkan massa unjuk rasa itu sama sekali tidak menggoyahkan niat Jokowi bertempur merebutkan kursi RI-1. Demo, baginya dianggap biasa saja karena sudah terlalu sering menerima orang demonstrasi.

"Jangan menakuti Jokowi dengan demo-demo. Nggak takut saya," katanya dalam sambutan Peluncuran Rumah Koalisi Indonesia Hebat di rumah Mooryati Soedibyo Menteng Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014).

Jokowi percaya diri, pencapresannya oleh PDI-P mendapat dukungan dari publik. Logikanya jika masyarakat Jakarta tidak mendukung jadi capres, seharusnya suara PDI-P dalam Pileg kemarin anjlok dari 11% menjadi 5%.

Kenyataannya suara PDI-P Jakarta tembus di atas 30% alias melonjak 300%.

Daerah lain kenaikannya tidak sefantastis Jakarta, hanya berkisar 30%-50% saja tapi itu sudah menunjukkan dukungan yang besar dari publik.

Apalagi pencalonannya oleh PDI-P juga bukan permintaan dirinya pribadi maupun lobi-lobi kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Sampai detik terakhir pencalonan hanya diberi tahu pada malam sebelumnya agar tidak pergi keluar kota dan bekerja seperti biasa.
 
"Sampai detik terakhir saya dicalonkan ketua umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, saya tidak pernah namanya lobi-lobi, saya tidak minta-minta jadi capres, saya tidak mendorong-dorong, saya tidak di posisi seperti yang dipikirkan banyak orang," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi capres 2014
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top